KAMI Telmi, Semua Tuntutannya Sudah Lama Dikerjakan Pemerintah

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Partai Golkar mengemukakan, pemerintahan Jokowi telah melampaui semua tuntutan yang disampaikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Golkar menilai, tuntutan KAMI sudah dijawab semua oleh pemerintah, KAMI telat mikir (telmi)

“Dalam tuntutannya, KAMI mengasumsikan pemerintah tidak hadir atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dari sisi ekonomi, KAMI meminta negara hadir untuk menyelamatkan Indonesia dari resesi ekonomi. Apa yang dilakukan pemerintah sudah semua memenuhi tuntutan KAMI, bahkan melampaui,” kata politisi Golkar M Sarmuji, di Jakarta, Kamis (20/8/2020).

Ia menjelaskan, pemerintah sudah mengintegrasikan antara penanganan kesehatan dengan pemulihan ekonomi. Hal itu agar keduanya tidak saling meniadakan bahkan menjadi langkah yang saling melengkapi.

Golkar, yang merupakan anggota koalisi pemerintah ini, melihat KAMI menutup mata terhadap semua yang sudah dilakukan oleh pemerintah untuk menyelamatkan UMKM, pedagang kecil, buruh dan petani. Faktanya pemerintah sudah melakukan banyak langkah dan sudah mengalokasikan dan mengeluakan ratusan trilyun untuk mengatasi dampak Covid-19. Hal itu dilakukan melalui program pemulihan ekonomi nasional khususnya untuk UMKM, subsidi bunga untuk relaksasi kredit, khususnya usaha kecil, dukungan untuk korporasi dan BUMN dan berbagai langkah lainnya.

“Pemerintah sudah melakukan penyelamatan dan pemulihan perekonomian bahkan sebelum KAMI memikirkan,” tegas Sarmuji yang juga anggota DPR.

Dia meminta KAMI agar membuka pikiran dan hati untuk mengakui kerja pemerintah. Dari data yang ada, Indonesia termasuk yang berhasil menjaga perekonomian sehingga tidak turun terlalu dalam mengalami krisis ekonomi.

“Coba tengok data semua negara, lalu perbandingkan dengan Indonesia. Kita termasuk negara yang paling baik perekonomiannya. Tak perlu terlalu jauh dengan Amerika yang pada kuartal kedua turun hingga minus 32,9 persen, dengan negara serumpun seperti Malaysia, Filipina dan Thailandpun perekonomian kota masih lebih baik,” ujar Sarmuji.

Dia meminta juga agar tidak mengharapkan Indonesia tumbuh positif sendirian saat semua negara anjlok. Cara pikir seperti itu sama saja menyuruh pemerintah bermain sulap. Jika itu yang diharapkan, KAMI perlu belajar lagi tentang relasi antar perekonomian negara dalam perekonomian internasional.

“Fraksi Partai Golkar DPR RI akan tetap mengawal agar program pemulihan ekonomi nasional tetap sasaran terutama untuk menyelamatkan UMKM dan pelaku usaha kecil bisa segera bangkit dan kembali menjadi penyangga perekonomian negara,” tutup Sarmuji.(sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar