Kasus Depo Pertamina Balajara yang Melibatkan Sandiaga Uno, Didesak untuk Ditindaklanjuti

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), menyoroti beberapa kasus besar warisan era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hingga kini masih mandek.

Menurut Ketua Presidium Kamerad, Haris Pertama, membuka kembali beberapa kasus tersebut sangatlah penting untuk menyelamatkan bangsa ini dari kebangkrutan dan demi terciptanya rezim baru yang bersih dari korupsi.

“Kami mendesak agar lembaga penegak hukum, baik Kejaksaan Agung, Polri maupun KPK untuk menindak lanjuti sejumlah kasus besar era warisan SBY yang hingga kini “dipeti-eskan”,” tegas Ketua Presidium Kamerad Haris Pertama, Jumat.

Disebutkan, salah satu kasus yang dianggap dipeti-eskan adalah kasus Depo Pertamina Balaraja, Banten, yang diduga melibatkan Sandiaga Uno.

Pasalnya, kata Haris, kasus proyek depo BBM Pertamina di Balaraja itu telah mendapat perhatian karena diduga telah melibatkan dua pengusaha besar, Sandiaga Uno dan Edward Soeryadjaya.

Kasus bermula pada 1996 saat Pertamina menggandeng PT Pandan Wangi Sekartaji sebagai rekanan proyek. Namun, proyek akhirnya dibatalkan karena terjadi krisis moneter pada 1997. Padahal, Pandan Wangi telanjur membeli tanah seluas 20 hektare untuk proyek tersebut.(red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar