Kasus PHK di Bekasi Cukup Tinggi

Laporan : Hidayat

Ilustrasi

BEKASI, (Tubas) – Kasus pemutusan hubungan kerja (PKH) sepihak di Bekasi, Jawa Barat sejak Januari 2010-pertengahan Pebruari 2011 tergolong cukup tinggi. Dari 39 kasus PHK, 31 diantaranya PHK sepihak atau pemecatan oleh perusahaan.

Sementara sisanya delapan kasus tergolong masalah hak-hak tenaga kerja dan lainnya. Dari 39 kasus ini, 10 kasus berhasil diselesaikan secara damai.

Kasi Perselisihan Hubungan Kerja Industri Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bekasi Sudirman, mengungkapkan untuk 21 kasus terpaksa diselesaikan lewat jalur hukum. “Kasus PHK yang diselesaikan lewat hukum melalui Pengadilan Perselisihan Industrial ada 21 dan sisanya secara bipartite antar kedua belah pihak,” paparnya.

Memang bila dibandingkan dengan daerah lain, seperti Kabupaten Bekasi, Kerawang ataupun Purwakarta, Bekasi masih rendah. “Tapi kan jumlah perusahaan di Bekasi tidak sebanyak di tiga daerah itu, jadi tidak bisa diperbandingkan. Makanya meski angka kasus hanya 39 tapi kan perusahaannya lebih sedikit,” katanya.

Namun, anggota Komisi D DPRD Bekasi Arwis Sembiring tetap meminta Disnaker terus mengevaluasi persoalan yang terjadi di perusahaan di Bekasi. “Karena masih banyak pengaduan ke dewan soal tenaga kerja yang belum terselesaikan dan berbutut PHK hingga merugikan pekerja,” katanya.***

Berita Terkait

Komentar

Komentar