Kehadiran Rapat Anggota DPR Memprihatinkan

Laporan: Redaksi

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Tidak pada acara kampanye saja, banyak anggota legeslatif yang malas menduduki kursi di DPR yang cukup mahal direbutnya. Apalagi menjelang masa kampanye, dipastikan para caleg ini akan lebih banyak absen. Buktinya pada sidang-sidang saja, tidak pernah lebih dari 60 persen yang hadir.

Menurut Ketua Badan Kehormatan, Trimedya Panjaitan, setiap anggota DPR yang melakukan pelanggaran, pasti akan mendapat sangsi. Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso juga mengaku kewalahan dengan sikap para anggota ini.

Apalagi menjelang masa kampanye Pemilu Legislatif, kehadiran anggota DPR dalam rapat semakin memprihatinkan. “Pimpinan DPR sudah kehilangan cara untuk memberitahu teman-teman anggota DPR ini. Meskipun ketidakhadiran teman-teman ini karena izin untuk ke daerah pemilihan,” ujar Priyo di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2014).

Menurut Priyo para anggota DPR harus ke dapil karena tuntutan dinamika lapangan yang mengharuskan mereka hadir. Namun demikian hal tersebut bukan seharusnya menjadi alasan minimnya kehadiran.

“Saya minta kepada anggota dewan untuk bisa bergantian turun ke dapilnya sehingga tetap mencapai kuorum. Jangan sampai tidak mencapai kuorum. Kalau sudah memenuhi kuorum harap jangan dimarahi lagi anggota DPR ini,” imbuh Priyo.

Kehadiran memprihatinkan anggota DPR ini nampak saat Rapat Komisi I, III, IV, dan VIII pada Rabu (5/2) lalu. Rapat dengan agenda penting tersebut hanya dihadiri segelintir anggota. (ben)

Berita Terkait

Komentar

Komentar