Kemenperin Berikan Mesin IKM Kepada Korban Gempa Bumi di Aceh

 

BANTUAN KE ACEH – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Plt. Gubernur Aceh Soedarmo dan Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas meninjau bantuan berupa 10 ton gula pada acara Penyerahan Bantuan kepada Korban Gempa di Pidie Jaya, Aceh, 28 Desember 2016. Kegiatan ini didukung pula partisipasi dari para pelaku industri nasional. Bantuan yang diberikan ini berupa pemenuhan terhadap kebutuhan pokok yang antara lain meliputi 1.656 box makanan dan minuman, 4 ton beras, 5.000 sarung, serta pemenuhan bahan-bahan bangunan untuk rekonstruksi yang terdiri dari semen 7.000 zak dan keramik 5.000 m2. –tubasmedia.com/ist

PIDIE JAYA, (tubasmedia.com) – Kementerian Perindustrian memberikan bantuan mesin dan peralatan kepada para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh yang menjadi korban gempa bumi beberapa waktu lalu.

Upaya ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat dan aktivitas usaha mereka pasca musibah tersebut.

“Pemerintah terus berupaya memperbaiki dan merevitalisasi kerusakan akibat gempa di Pidie Jaya dan daerah sekitarnya termasuk memulihkan iklim usaha,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara serah terima bantuan untuk korban gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh, Rabu (28/12).

Pada kesempatan tersebut, turut mendampingi Menperin, Dirjen Industri Agro Panggah Susanto, Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono serta Dirjen IKM Gati Wibawaningsih.

Selain itu, hadir pula Plt. Gubernur Aceh Soedarmo, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas, serta Wakil Bupati Pidie Jaya Said Mulyadi.

Menurut Airlangga, upaya ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar Pemerintah Pusat saling berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah sehingga proses penanganan gempa bisa berjalan cepat, tepat dan bermanfaat bagi para korban, mengingat jumlah korban jiwa dan luka-luka yang tidak sedikit.

“Laporan yang kami terima, dari 1.030 IKM yang beroperasi di Pidie Jaya, ada 236 IKM yang paling terkena dampak gempa, yang antara lain bergerak di sektor makanan, pencetakan batu bata, konveksi dan perbengkelan,” ungkapnya.

Untuk itu, secara simbolis, Menperin menyerahkan mesin dan peralatan kepada 50 IKM makanan dan 30 IKM konveksi di Pidie Jaya, sebagai kabupaten yang terkena dampak cukup besar dari gempa dengan kekuatan 6,5 skala Richter tersebut. “Pada tahap pertama ini, bantuan di antaranya berupa mesin jahit, mixer, dan alat press kemasan,” sebutnya. (ril/sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar