Kemenperin Cetak SDM Kompeten Industri Pengolahan Logam

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) terus berupaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor industri melalui program kerja sama dengan berbagai pihak.

Salah satunya direalisasikan melalui kolaborasi dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT IWIP) untuk menciptakan SDM yang terampil dan berdaya saing, khususnya di sektor industri pengolahan logam.

Penandatanganan MoU tersebut telah dilaksanakan beberapa waktu lalu antara Kepala BPSDMI Arus Gunawan dengan Vice President PT. IWIP Kevin HE di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Kesempatan ini juga disaksikan Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Muh Rasman Manafi.

“Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Tengah, BPSDMI siap memberikan dukungan aktif dalam mengembangkan program Pendidikan Vokasi lndustri dan Sumber Daya Manusia untuk menyiapkan tenaga kerja industri yang kompeten sehingga memiliki daya saing yang unggul di era industri 4.0,” kata Kepala BPSDMI Arus Gunawan di Jakarta, Rabu (23/3).

Arus menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan dan mengembangkan program Pendidikan Setara Diploma Satu Vokasi lndustri Berbasis Kompetensi. Pada tahun 2021, sebanyak 981 mahasiswa mengikuti pendidikan tersebut yang tersebar dari 21 kabupaten/kota di 11 Provinsi. Di tahun 2022, BPSDMI menargetkan sebanyak 1.100 mahasiswa yang akan mengikuti program ini.

“Salah satunya akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan PT. IWIP di bidang Pengolahan Logam dengan total peserta 96 mahasiswa yang terbagi dalam tiga program studi, yaitu Pengelasan, Kimia Mineral, dan Teknik Instalasi Listrik,” sebut Arus.

Lebih lanjut, BPSDMI Kemenperin juga berkomitmen mendukung program vokasi yang link and match antara industri dengan pendidikan tinggi untuk memenuhi kebutuhan sektor industri yang selama ini belum bisa terpenuhi, khususnya untuk sektor pengolahan logam yang sedang didorong untuk dikembangkan di kawasan industri wilayah timur Indonesia.

“Dalam penyelenggaraan program ini, BPSDMI menugaskan Politeknik Industri Logam Morowali sebagai mitra PT. IWIP karena politeknik ini telah memilki success story dalam penyediaan SDM industri yang kompeten di Kawasan Industri Morowali yang memiliki kesamaan dengan Kawasan Industri Weda Bay,” paparnya. (sabar)

 

Berita Terkait