Kemenperin Dorong Produksi Lifting Migas

Laporan: Redaksi

ilustrasi

Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian, Ditjen IUBTT, Kementerian Perindustrian, Tedy Sianturi

HOUSTON, (tubasmedia.com) – Permintaan yang tinggi atas sektor mesin terutama mesin untuk proses minyak dan gas bumi telah mendorong pemerintah Indonesia menyediakan fasilitas insentif seperti tax holiday seperti tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan No 130.PMK.001/2011) dan tax allowance (PP No 52 tahun 2011) dan masterlist dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sesuai dengan peraturan Menteri Perindustrian No 106/M-IND/PER/10/2012 serta pajak ditanggung oleh pemerintah.

Hal itu diutarakan Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian, Ditjen IUBTT, Kementerian Perindustrian, Tedy Sianturi saat tampil sebagai pembicara mewakili Kementerian Perindustrian pada Offshore Technology Conference (OTC) 2014 di Houston, Amerika Serikat, 6 Mei 2014 lalu. OTO 2014 yang berlangsung di Reliant Centre dihadiri ribuan produsen minyak dan gas yang datang dari berbagai negara.

Dikatakan, pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perindustrian akan memfasilitasi kerjasama mutualisme antara industri luar negeri dan pabrikasi lokal yang potensial di sektor industri peralatan minyak dan gas bumi.

Kerjasama dimaksud, kata Tedy akan dibangun guna mendorong produksi lifting minyak dan gas bumi serta meningkatkan kemampuan pabrikasi lokal, terutama untuk transfer teknologi. Kementerian Perindustrian juga katanya, akan mendorong investor, terutama yang bergerak di sektor industri minyak dan gas bumi untuk menguatkan komponen lokal industri pembuatan minyak dan gas bumi sesuai program pemerintah yang tertuang dalam Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) dan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) berdasarkan UU No 3/2014 tentang pengembangan industri.

kemenoeDalam kesempatan itu juga, Tedy dengan tegas mengatakan kepada para pengusaha asing agar tidak hanya bisa mengekplorasi minyak dan gas bumi d Indonesia, akan tetapi wajib menggunakan alat-alat buatan dalam negeri.
‘’Dengan meningkatnya kerjasama pengeboran minyak dan gas bumi di Indonesia, diharapkan industri komponen dalam negeri juga akan meningkat pesat,’’ kata Tedy. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar