Kemenperin Percepat Penyerapan Anggaran 2016

images

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, Presiden menekankan pentingnya percepatan belanja pemerintah. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian melakukan percepatan penyerapan realisasi anggaran tahun 2016 dengan alokasi pagu sebesar Rp. 3,256 triliun.

“Pertemuan ini sangat penting untuk menyikapi arahan Presiden kepada seluruh kementerian/lembaga agar dapat mengambil langkah-langkah konkrit dalam melaksanakan percepatan belanja negara yang dimulai dari awal tahun anggaran,” kata Menteri Perindustrian dalam sambuta tertulis yang dibacakan Sekjen Kemenperin Syarif Hidayat pada Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Kementerian Perindustrian Tahun 2016 di Jakarta, Selasa (12/1). Rakor tersebut dihadiri para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Perindustrian.

Sekjen optimistis, Kementerian Perindustrian mampu lebih mengefektifkan pemanfaatan anggaran tahun 2016 dibanding tahun sebelumnya yang realisasi anggarannya hanya mencapai 77 persen. Untuk itu, Ia menegaskan, Kepala Unit atau Satuan Kerja harus memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program dan kegiatan operasional serta melakukan monitoring dengan intens karena progres pencapaian realisasi anggaran menjadi tanggung jawab mereka.

“Dalam rangka membangun akuntabilitas kinerja Kementerian Perindustrian, yang tertib sesuai peraturan yang berlaku, diminta kepada masing-masing pengelola anggaran untuk dapat bertindak profesional, melaksanakan tepat waktu dan memberikan output yang bermanfaat,” paparnya. Selain itu, kata Syarif, Para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus mengetahui dan memahami apa yang menjadi tanggungjawabnya sehingga tidak berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian di kemudian hari.

Di samping itu, guna menjaga dan meningkatkan capaian-capaian Reformasi Birokrasi yang telah dijalankan selama ini, Sekjen juga meminta kepada masing masing Kepala Unit/Satuan kerja untuk berkomitmen dan terus menerus menjalankan program-program Reformasi Birokrasi Kementerian Perindustrian. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar