Kenaikan Harga BBM Sengsarakan Rakyat Kecil

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

PEKALONGAN, (TubasMedia.Com) – Banyak warga masyarakat yang mendukung adanya pemangkasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan jumlah 1,2 juta jiwa tersebut. Yang penting dari sisa pemangkasan tersebut dapat melakukan kerjanya lebih maksimal, daripada hanya menghabiskan anggaran negara. Hal itu dikatakan Samsun, salah satu pekerja yang kesehariannya mengayuh becak, menanggapi pemberitaan mingguan tubasmedia.com pada edisi yang lalu.

Karena menurutnya, PNS itu seharusnya sebagai motor jalannya pemerintahan bukannya malah sebagai beban Negara dalam mengeluarkan anggaran.. Jadi untuk adanya pemangkasan itu, menurutnya, sangat sangat setuju. Namun sisanya nanti harus lebih efektif dan lebih maksimal dalam melakukan kerjanya, karena selama ini menurutnya para pegawai negeri sering dijumpai pada jam jam kerja keluyuran.

Namun menanggapi adanya isu kenaikan BBM sekarang ini, sangat menambah sengsara masyarakat kecil seperti dia, karena dengan pendapatan yang tidak pasti, harga mulai naik terus bagaimana rakyat kecil akan hidup dibandingkan dengan para pegawai negeri yang sudah pasti tiap bulannya mendapat gaji.

Begitu juga menurut Absori, warga Pekalongan yang setiap harinya mencari rongsokan yang sudah dilakoninya hampir dua tahun dengan menggunakan becak, menurutnya dari hasil mereka kerja sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan, mesti di rumahnya sang istri turut membantu berjualan sayur keliling.

Dalam kerjanya sebagai tukang pencari rongsokan, menurut Absori yang memiliki 3 putra dengan putra pertama hanya tamat SMP itu, dalam menanggapi keadaan kondisi seperti ini seharusnya pemerintah jangan menaikkan harga BBM dulu karena semua itu nantinya harga yang lainnya akan mengikuti naik. Jadi, tidak pas dengan penghasilan rakyat kecil sepertinya. (oyyan)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.