Kepadatan Pasar Jelang Lebaran tak Bisa Dihindari

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito buka suara soal keramaian di sejumlah tempat umum seperti bandara dan pasar selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kerumunan di sejumlah tempat umum itu turut menjadi perhatian pemerintah.

“Jujur saja, kerumunan masif di beberapa pusat publik itu menjadi perhatian kami,” ujar Wiku dalam jumpa pers, Rabu (20/5).

Untuk keramaian pasar, Wiku mengatakan hal itu tak dapat dihindari. Tak lain dan tak bukan karena warga memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi sehari-hari.

“Mengenai pusat perbelanjaan dan beberapa pasar yang buka ini adalah cara memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Selain itu, menurut Wiku, pasar termasuk 11 sektor yang diizinkan untuk tetap buka di tengah pandemi virus corona. Merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang PSBB terdapat sejumlah sektor yang tetap dapat beroperasi di antaranya kebutuhan pangan, pelayanan kesehatan, komunikasi, distribusi dan logistik.

“Ada 11 sektor usaha yang diizinkan untuk dibuka yang terkait dengan kebutuhan logistik dan dasar,” ucap Wiku.

Sementara terkait keramaian di bandara, ia menyatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengatur para penumpang. Para penumpang harus memenuhi sejumlah syarat jika ingin pergi dengan pesawat yakni dengan menyertakan surat bebas Covid-19 dan surat penugasan.

“Kami masih melarang keras aktivitas mudik terkait perayaan Id. Pemerintah telah berkoordinasi dengan Kemenhub untuk mengawasi di bandara,” tuturnya.

Sejumlah pasar tradisional di beberapa daerah dipadati masyarakat yang berbelanja kebutuhan lebaran. Di Jakarta, Pasar Tanah Abang mulai dipadati pembeli setelah sempat tutup.

Sementara Pasar Anyar Bogor juga dipadati pembeli. Terbaru, empat orang di Pasar Anyar dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test atau uji cepat.

Beberapa pusat perbelanjaan di sejumlah wilayah juga mulai dipadati pengunjung yang ingin berbelanja. Misalnya Mal CBD Ciledug yang kini akhirnya ditutup.(sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar