Kepolisian Tingkatkan Kegiatan Pantau Situasi di Lapangan

kapolri

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti menegaskan, Kepolisian memperketat kegiatan-kegiatan di lapangan, karena memang menjelang puasa dan Lebaran dilakukan kegiatan cipta kondisi.

“Itu akan meningkatkan kegiatan anggota di lapangan,” kata Kapolri ketika memberikan keterangan pers seusai mengikuti Rapat Terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/6/2015) malam.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan untuk menindak tegas siapa pun yang menimbun, baik yang berurusan dengan bahan bakar miyak (BBM), maupun kebutuhan pokok. Menurut Kapolri, seperti dikutip dari laman Setkab, Kamis (4/6) pagi, kegiatan-kegiatan di lapangan itu dilakukan dalam rangka memantau situasi yang membuat keresahan masyarakat, termasuk yang memainkan harga, penimbunan, pengoplosan, dan penyelundupan.

Pada kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengakui, pada Rapat Terbatas Presiden Jokowi berpesan agar ketersediaan pangan harus terjamin dan harga terjangkau.

Ia menyebutkan, sesuai laporan Bulog, sampai hari ini Bulog telah berhasil mengumpulkan, membeli sampai 1.159,000 ton beras kontrak. “Artinya Bulog masih terus melakukan pembelian. Cadangan Bulog aman sampai dengan enam bulan ke depan,” papar Sofyan.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel menegaskan, pemerintah sangat concern pada pengadaan bahan pokok menjelang bulan puasa dan Lebaran. Ia menyebutkan, pemerintah sudah melakukan upaya-upaya, dan dipastikan stok ini cukup.

“Memang di beberapa daerah ada yang naik dan ada yang turun. Ini sudah kita pantau. Pemerintah sudah melakukan koordinasi dengan asosiasi-asosiasi. Baik itu asosiasi gula, makanan minuman, dan asosiasi tepung dan lainnya. Bahkan harga beberapa jenis produk sudah turun,” katanya. (ril/ender)

Berita Terkait