Kesal Sama Menteri Gak Bisa Ngurus Migor, Jokowi Tunjuk Luhut Menyelesaikannya

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menko Marinves, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengurus persoalan minyak goreng (migor).

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade melihat ditunjuknya Luhut ngurus minyak goreng pertanda Jokowi tengah dalam puncak kekesalannya dengan menteri-menteri di bidang minyak goreng.

“Keputusan Presiden Jokowi itu menunjukkan presiden sudah dalam puncak kekesalannya dengan menteri menteri yang mengurusi minyak goreng, sehingga akhirnya dipakai ilmu L4, Luhut lagi Luhut lagi. Jadi ini kekesalan dan kemarahan presiden terhadap menteri-menteri yang urus ini sehingga akhirnya Pak Luhut ditugaskan, pasti ada pro kontra,” kata Andre saat dihubungi, Selasa (24/5/2022).

Andre mengingatkan Luhut bahwa persoalan minyak goreng bukan perkara mudah. Menurutnya, butuh konsistensi, ketegasan dan nyali untuk menyelesaikan permasalahan minyak goreng.

“Urusan minyak goreng urusannya nggak urusan sederhana, soal ketegasan, kedua soal konsistensi menegakkan aturan, ketiga soal nyali, nah mudah-mudahan Pak Luhut bisa menyelesaikan permasalahan minyak goreng, meski akan terjadi perdebatan pro dan kontra di publik kenapa L4 lagi gitu lo,” katanya.

Meski begitu, anggota DPR dapil Sumbar ini berharap keputusan Jokowi menunjuk Luhut bisa menyelesaikan sengkarut persoalan minyak goreng. Dia berharap HET minyak goreng bisa kembali Rp 14 ribu hingga tak lagi merugikan siapapun.

“Intinya harapan kita apapun keputusan pemerintah ini bisa segera selesaikan sengkarut minyak goreng, pertama harga minyak goreng curah dengan HET Rp 14 ribu bisa dinikmati rakyat, harga TBS sawit bisa kembali pulih dan petani sawit tidak dirugikan. Kami dukung sepenuhnya langkah pemerintah, tentu pro kontra wajar karena Luhut lagi Luhut lagi. Tapi yang terpenting harga minyak curah bisa sesuai 14 ribu, dinikmati rakyat dan petani sawit bisa menikmati harga TBS yang sesuai dengan nilai pasar dunia,” ujarnya.

Luhut mengatakan dirinya ikut mengurus kelangkaan minyak goreng usai diperintah Jokowi. Dia berharap kelangkaan minyak goreng yang terjadi di Indonesia segera tuntas.

“Sejak 3 hari lalu, saya mulai menangani masalah kelangkaan minyak goreng dan kita berharap itu bisa nanti tidak terlalu lama kita selesaikan,” katanya. (sabar)

Berita Terkait