Ketua HNSI Tasikmalaya: Pengerukan Pasir Besi Merusak Terumbu Karang

pasir-besi

TASIKMALAYA, (tubasmedia.com) – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tasikmalaya, Dedi Mulyadi, mengatakan pengerukan pasir besi dengan menggunakan kapal akan merusak ekosistem di laut.

Pengerukan pasir besi di Tasikmalaya Selatan, akan merusak terumbu karang dan ikan sebagai mata pencaharian utama nelayan. Selain itu, pantai akan tercemar.

Ia mengatakan, HNSI Kabupaten Tasikmalaya akan menolak rencana pengerukan pasir besi oleh dua kapal kargo di Laut Cipatujah. Pasalnya akan mengganggu aktivitas para nelayan menangkap ikan, kata Dedi kepada tubasmedia.com, Sabtu (7/2/2015) sore.

Ia mengatakan, para nelayan sudah melihat dan memeriksa isi dua kapal itu saat melintas di Laut Cipatujah. Waktu pertama datang para nelayan pikir kapal mogok waktu berlabuh di pinggiran pantai. Akan tetapi, pada saat dilihat di dalam kapal, ternyata terdapat selang besar untuk menyedot pasir besi, dengan menggunakan pompa raksasa,” kata Dedi.

Para nelayan meminta Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengambil tindakan tegas dengan menyetop penambangan oleh perusahaan penambangan pasir besi itu.

Di tempat terpisah, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Erry Purwanto, mengatakan, pihaknya akan memanggil perwakilan PT Nusambada Pratama untuk meminta penjelasan soal pengerukan pasir besi di Laut Cipatujah.

Meskipun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang mempunyai kewenangan mengeluarkan izin pertambangan, tapi pemerintah daerah berhak mengetahui rencana pengerukan pasir besi. (hakri miko)

Berita Terkait

Komentar

Komentar