Ketua TKKSD Dilaporkan ke Polres Magelang

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

MAGELANG, (Tubas) – Drs Sugiharto selaku Ketua Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah  (TKKSD) Pembangunan Pasar Rejowinangun, dilaporkan ke Polres Magelang Kota dengan tuduhan melakukan penipuan, oleh Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Rejowinangun Magelang (P3RM) Heri Setiawan, atas nama pedagang pasar tersebut.

Pelapor, Heri didampingi Koordinator Forbes PM Bintoro Dwi Prasetyo SSos, Ketua LSM Alma M Abdurohman dan sejumlah aktivis LSM “Jangan Suap”, diterima oleh petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Polres Aiptu Slamet P.

Sehari sebelumnya, Ketua P3RM tersebut dilaporkan investor,  PT Kuntjup-PT Putra Wahid Pratama (JO) Salatiga, juga ke Polres Magelang Kota. Dia dituduh telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan, dengan menyegel kantor pemasaran investor di Jalan Mataram.

Menanggapi itu, Heri mengatakan, sebenarnya yang sudah melakukan perbuatan tidak menyenang adalah investor. Perusahaan itu, saat sosialisasi menawarkan harga los dan kios sangat mahal serta akan melakukan zoningisasi pedagang. Ia menegaskan, ”Perbuatan investor sangat tidak menyenangkan bagi pedagang,”.

Mengenai tuduhan Ketua TKKSD yang juga Sekda Kota Magelang melakukan penipuan, Heri menerangkan, yang dijadikan alat bukti adalah berita acara rapat koordinasi. Hasil rapat tersebut antara lain, usulan pedagang mengenai perubahan lay out (bangunan pasar) akan dikomunikasikan dengan investor. Berikutnya pembicaraan mengenai harga akan dilakukan setelah lay out disepakati dalam waktu yang akan ditentukan kemudian.

”Meski layout belum pernah dibicarakan, investor sudah menyosialisasikan harga kepada pedagang. Harga itu dinilai pedagang sangat mahal. Terjadi penipuan, karena memberi kesempatan kepada investor untuk menentukan harga sendiri. Selain itu, sekda selaku Ketua TKKSD telah mengabaikan Permendagri 22/2009  lampiran II,” katanya.

Kapolres AKBP Guritno Wibowo menerangkan, dalam waktu dekat akan memeriksa saksi dan bukti pendukungnya.  Ketua TKKSD Drs Sugiharto saat dikonfirmasi telepon selulernya tidak aktif. Kabag Humas, Protokol dan Santel Drs Bambang Rijantoko mengatakan, pembangunan Pasar Rejowinangun menggunakan sistem investasi murni. ”Dalam hal ini TKKSD hanya memfasilitasi,” tegasnya. (tedi.ir.)

Topik :

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.