Kinerja Industri Alas Kaki di Dalam Negeri Tahun Depan akan Lebih Baik Lagi

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Direktur Industri Tekstil, Kulit dan Alas Kaki Kemenperin, Muhdori menegaskan, pihaknya masih optimis terhadap peningkatan produksi dan ekspor produk alas kaki nasional. Hal ini seiring dengan adanya ekspansi dan investasi baru yang masuk. Hal itu diungkapkan Muhdori pada pembukaan Pameran Tekstil, Kulit dan Alas Kaki Tahun 2019 di Jakarta, Selasa (22/10).

“Ada tujuh investor yang mau masuk,” ujarnya. Mereka itu, antara lain dari Korea Selatan yang bakal meningkatkan kapasitas produksinya di Sukabumi, Jepara, dan Bumiayu.

“Mereka biasa memproduksi untuk sepatu olahraga merek terkenal seperti Nike, Adidas dan Puma,” sebutnya.

Dengan adanya investasi tersebut, Muhdori meyakini kinerja industri alas kaki di dalam negeri pada tahun depan akan lebih baik lagi. “Kami percaya, pertumbuhan akan kembali positif, baik dari sisi produksi maupun ekspor pada tahun 2020,” ungkapnya.

Muhdori menegaskan, Indonesia masih menjadi eksportir keenam dunia untuk alas kaki, yang kian bersaing dengan Tiongkok dan Vietnam. Indonesia punya pangsa pasar hingga 2,8% di kancah global, dan pasar terbesarnya ke wilayah Amerika dan Eropa.

Indonesia juga menduduki peringat keempat produsen alas kaki dengan 1,271 juta pasang sepatu atau 5,3% dari produksi dunia. Selain itu, harga rata-rata ekspor alas kaki Indonesia masih menempati urutan ke-5 dunia dengan nilai USD16,70, yang menunjukkan Indonesia memproduksi alas kaki dengan harga kompetitif dan kualitas yang baik.

“Kami masih optimistis target dari pelaku usaha untuk memacu ekspor hingga 10 persen sampai akhir tahun ini bisa direalisasikan. Apalagi ada potensi saat musim dingin dan hari-hari besar, karena biasanya terjadi lonjakan permintaan ekspor dengan model baru,” kata Muhdori.  (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar