Kisruh KPK vs Polri Diharapkan Tidak Pengaruhi IHSG

270115-nas1

 

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada memaparkan, tidak jauh berbeda dengan skenario sebelumnya dimana laju IHSG memilih untuk berakhir di zona merah pada awal minggu ini.

“Tembusnya level IHSG pada new high level membuat pelaku pasar (umumnya) terhasrat untuk melakukan aksi jual,” kata Reza, Selasa (27/1/15).

Selain itu, respon berlebihan terhadap kasus KPK dan Polri turut berimbas pada pelaku pasar meski diharapkan sentimen kasus tersebut sebaiknya tidak bercampur dengan pergerakan pasar sehingga tidak terlalu signifikan pengaruhnya dari kasus tersebut terhadap pasar keuangan.

Sebelumnya dituliskan, maraknya sentimen positif terutama dari global mampu berimbas positif pada laju IHSG. Akan tetapi, respon positif pelaku pasar telah membuat IHSG tembus new high record dan kembali meninggalkan utang gap 5267-5281.

“Meski kami mengharapkan adanya kenaikan lanjutan namun, seperti biasanya, tembusnya level tertinggi baru malah akan membuat IHSG menjadi ajang profit taking. Tetap cermati potensi perubahan melemah yang ada,” ucap Reza.

Di sisi lain, tidak disangka, adanya pemberitaan negatif dari masih turunnya harga komoditas, pemberlakuan pajak barang mewah untuk rumah di atas Rp 2 miliar, dan sentiment negatifnya lainnya justru tidak terlalu membuat saham-saham properti turun malah pelemahan didominasi oleh saham-saham konsumsi dan infrastruktur.

Berbalik melemahnya Rupiah turut menjadi penghalang kenaikan IHSG. Di lain sisi, pelaku pasar asing memanfaatkan kondisi pelemahan ini untuk mengkoleksi dimana tercatat nett buy (dari net buy Rp 1,62 triliun menjadi net buy Rp 776,59 miliar).

Pada perdagangan Selasa (27/1) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5200-5230 dan resisten 5288-5312. Laju IHSG gagal mendekati area target resisten (5330-5336) dan bergerak di bawah area target support (5265-5300).

“Meski dari global tidak terlalu negatif dan telah tertutupnya utang gap 5267-5281 namun, masih adanya hasrat untuk profit taking dan respon berlebihan atas sentimen yang ada membuat laju IHSG masih sulit untuk bangkit. Tetap cermati dan waspadai potensi pelemahan lanjutan,” tutur Reza.

Pertimbangan saham-saham antara lain :

BSDE 1990-2100|Meeting lines di atas middle Bollinger band (MBB ). Volume beli mulai meningkat diikuti kenaikan parabolic SAR|BoW jika bergerak di bawah 2050

UNTR 17750-18300|Spinning dekati UBB. RoC bergerak naik diikuti masih meningkatnya stochastic|Trd buy slm bertahan di atas 18000

TBIG 9575-9950|White marubozu dekati UBB. Parabolic SAR mencoba berbalik naik diikuti peningkatan RoC|Trd buy slm bertahan di atas 9750

MASA 380-425|Hammer lewati MBB. Stochastic bergerak naik diikuti kenaikan william’s %R|Trd buy slm bertahan di atas 410

BJBR 780-810|Bullish harami bertahan di area MBB. RoC mulai tertahan penurunannya diiringi mulai berbalik naiknya momentum|Trd buy bertahap slm bertahan di atas 785

PRAS 185-195|Meeting lines bertahan di atas lower Bollinger band (LBB ). Momentum bergerak naik diikuti peningkatan Stochastic|Trd buy slm bertahan di atas 188. (angga)

 

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar