Korban Gempa Taput Mengharapkan Realisasi Bantuan

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

PAHAE, (Tubas) – Kedatangan Plt Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho membawa semangat baru bagi korban gempa yang mengharapkan bantuan segera terealisasi untuk menata hidup dan kehidupannya, kata Ramona br Siburian, Kades Nahornop Marsada, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) di Posko bantuan gempa di Desa Nahornop, pekan lalu.

Gempa bumi melanda Kecamatan Pahae Jae Kabupaten Taput berkekuatan 5,5 Skala Richter, Selasa (14/6). Gempa menyebabkan tanah longsor, ratusan rumah penduduk dan fasilitas umum hancur.

Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi dan mengharapkan warga masyarakat tetap sabar dan tenang. Pemprovsu dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendatangkan bantuan.

Dalam kunjungannya Gatot Pudjonugroho memberikan bantuan Rp 75 juta yang diterima Bupati Taput. Selain itu, Plt. Gubsu juga menyerahkan bantuan secara simbolik kepada empat Kades yang terkena bencana yaitu Kecamatan Pahae Jae, Pahae Julu, Purba Tua danĀ Simangunban berupa selimut, mie instan, susu, tenda, pakaian anak, pakaian daster dan lainnya.

Usai menyerahkan bantuan, PltĀ Gubsu juga langsung meninjau lokasi bencana seperti Posko Bencana, sekolah SD dan SMP di Kecamatan Pahae Jae, serta Masjid. Bupati Tapanuli Utara, Torang Lumbantobing mengatakan akibat gempa, ribuan rumah penduduk rusak, puluhan fasilitas pemerintah dan rumah ibadah rusak. Hasil pendataan terakhir bencana gempa yang terjadi, secara keseluruhan menyebabkan kerusakan 2.511 rumah. Perinciannya, 266 unit mengalami kerusakan berat, 124 rumah mengalami kerusakan sedang, dan 2.121 kerusakan ringan. Sementara fasilitas umum dan sosial yang mengalami kerusakan antara lain 35 unit gedung sekolah, 8 unit pasar, dan 14 unit gedung kesehatan. (polim)

Berita Terkait

Komentar

Komentar