Korban Merapi Gelar Pesta Seni

Laporan : Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

KLATEN, (Tubas) – Warga korban Merapi menggelar pesta seni di lapangan Desa Barukan, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (26/3) malam. Kegiatan ini diadakan untuk hiburan warga yang mengalami trauma akibat bencana erupsi gunung berapi teraktif di dunia itu.

Pesta seni tradisional itu menampilkan berbagai tari-tarian kuda lumping, gambyong, fragmen, dan ketoprak dengan cerita Ronggo Lawe. Para penampil seni terdiri dari warga eks pengungsi korban erupsi Merapi termasuk penonton yang memadati lapangan desa tersebut.

Camat Manisrenggo Wahyudi Martono mengatakan pesta seni tradisional itu digelar semata untuk hiburan warga korban Merapi. Karena, saat terjadi bencana sekitar 32 ribu warga kecamatan ini mengalami trauma dan mengungsi hampir sebulan di beberapa pos pengungsian.

Dewan Kesenian Klaten memberi apresiasi pergelaran pesta seni tersebut. “Ini positif untuk memulihkan psikis warga korban Merapi. Selain untuk melestarian seni budaya tradisional bangsa,” kata Ki Sayoko, dalang kondang yang juga sesepuh Dewan Kesenian Klaten. ***

Berita Terkait

Komentar

Komentar