Koruptor itu Beli Sepeda Saja dari Amrik, Ikut Dijadikan Barbuk

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Ada sepeda misterius yang diperlihatkan ‘tipis-tipis’ oleh KPK dalam jumpa pers mengenai kasus Edhy Prabowo. Apakah sepeda seratusan juta jenis ini yang menjadi barang bukti kasus Edhy Prabowo?

Menteri Kelautan dan Perikanan (sekarang sudah mundur) itu menjadi salah satu dari tujuh tersangka kasus suap urusan ekspor benur. Petugas KPK sempat memperlihatkan banyak barang bukti, salah satunya sepeda.

Nampak ada dua buah unit roda yang jelas dipampangkan ke hadapan publik. Tak ada bagian lain selain dua roda itu yang terlihat cukup jelas oleh pandangan sekilas. Apakah itu cuma roda saja atau satu unit sepeda?

“Sepeda,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi, Kamis (26/11/2020).

KPK memamerkan barang bukti dari kasus yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Terdapat barang-barang mewah yang disita KPK dalam kasus ini.

Tak ada keterangan lebih lanjut mengenai sepeda itu. Ali Fikri tidak merinci soal jenis sepeda yang menjadi barang bukti ini. Namun yang jelas, ini bukan cuma dua roda, tapi satu unit sepeda (fullbike) yang masih dikemas dalam kardus dan belum dirakit.

Sepeda apa ini?

Bagian rangka (frame) sepeda memang tidak terlihat jelas, kecuali hanya sedikit saja. Di belakang roda, teramati satu rangka putih bertuliskan ‘OUBA’. Kebetulan saja, tulisan ini tertangkap mata kamera dan tidak tertutup plastik.

Bila merujuk pada potongan tulisan ‘OUBA’ di rangka sepeda ini, maka merek yang paling dekat dengan bunyi tulisan ini adalah ‘ROUBAIX’. Sepeda dengan nama Roubaix adalah sepeda jalanan (roadbike) keluaran Specialized, perusahaan produsen sepeda asal Amerika Serikat (AS).

Untuk warna rangka, terlihat ada warna putih yang mendominasi di bagian ‘seat stay’ atau bagian rangka yang berdiri diagonal menopang tempat duduk dalam sepeda.

Petunjuk lain, ada warna merah yang terlihat di bagian ‘headtube (rangka kepala) ‘, sebagian ‘down tube (rangka yang melintang di bawah)’, dan sebagian ‘top tube (rangka yang melintang di atas)’. Jadi, warna rangka sepeda ini merah dan putih.

Mari cermati bagian pelek (rim) dalam unit roda (wheelset) ini. Bagian roda memang yang paling jelas terlihat. Ada tulisan pada pelek itu, namun tidak terlalu jelas terbaca melalui foto.

Untuk memperjelas tulisan yang tertera di pelek sepeda ini, maka perlu sedikit penyesuaian ‘brightness’ hingga ‘saturation‘ di ponsel. Terlihatlah ada tulisan ‘CLX 50’ di bagian roda.

Untuk bagian ban, warnanya tidak semua hitam melainkan ada warna kuning di sampingnya. Ini adalah ban gumwall. Selanjutnya, jenis sepeda inikah yang dipampangkan di KPK seagai bukti kasus terkait Edhy Prabowo?

Bila mencermati ciri-ciri rangka berwarna putih dengan aksen merah bertuliskan ‘Roubaix’, ditambah spesifikasi unit roda merek Roval CLX 50, maka ini serupa dengan spesifikasi sepeda keluaran Specialized dengan nama S-Works Roubaix – Shimano Dura-Ace Di2.

Sepeda S-Works Roubaix – Shimano Dura-Ace Di2 ini diberi harga USD 11 ribu. Harga ini tertera di situs resmi Specialized. Bila dirupiahkan dengan kurs saat ini, maka USD 11 ribu setara dengan Rp 155.519.100,00.

Benarkah sepeda yang menjadi barang bukti kasus Edhy Prabowo itu adalah sepeda seharga Rp 155 juta? (sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar