Kota Bekasi Harus Peduli MDG’s

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

BEKASI, (TubasMedia.Com) – Pemerintahan Kota Bekasi secara geografis berada pada posisi sebagai penyangga Jakarta sekaligus dengan berbagai problema yang membebaninya. Kondisi permasalahan begitu dinamis “menggugat” agar solusinya juga sarat dengan kreatifitas. Millenium Development Goals (MDG’s) yang juga dikenal dengan tekad “Capaian Tujuan Milenium” juga digaungkan di Kota Bekasi.

Salah satu anggota DPRD Kota Bekasi senantiasa berkomitmen menjaga program MDG’s. Ketua Fraksi “Bekasi Bersatu”, Ahmad Ushtuchri, SE memaparkan, salah satu program yang harus diperhatikan adalah MDG’s. Tujuan yang harus dicapai adalah salah satunya pemenuhan air bersih. “Dengan pemenuhan air bersih pada warga maka keyakinan tingkat kesehatan yang kian meningkat sangat yakin tercapai,” ujarnya menanggapi tubasmedia.com di area parkir gedung DPRD Kota Bekasi.

Menurut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, Kota Bekasi memiliki dua perusahaan air minum, namun selalu ada problem dalam pemenuhan air bersih di masyarakat. “Menurut saya, satu saja perusahaan tetapi professional. Ya itu tadi kita komit pada arah yang jelas tujuan pembangunan. MDG’s itu solusi tepat,” jelasnya memberi solusi.

Ahmad mengisyaratkan bahwa tujuan yang bagus harus diikuti aplikasi yang tepat serta pengawasan yang berkelanjutan menjadi ketetapan yang harus dilakukan oleh pemerintah Kota Bekasi. Menurutnya untuk pemenuhan hak-hak dasar masyarakat perlu ramuan tepat dengan adaptasi kondisi masyarakat Kota Bekasi. “Saya juga peduli bantuan bidang pendidikan. Saya usulkan hak pendidikan masyarakat jangan dibedakan. Kita harus mengakomodir semua kendala di sekolah,” ujar menyarankan.

Menurut dia selama ini bantuan sekolah negeri lebih diprioritaskan dari sekolah swasta. “Padahal kan tidak semua orang kaya bersekolah di swasta. Maaf, ada juga masyarakat yang tidak mampu bersekolah di sekolah swasta lho,” jelasnya.

Hasil temuan Ahmad Ushtuchri di lapangan, masih ada sekolah swasta di Kota Bekasi yang sama sekali tidak memungut biaya pendidikan kepada murid-muridnya. “Ini menunjukkan bahwa seharusnya pemerintah menerapkan aturan yang sama kepada sekolah negeri atau swasta. Bukankah salah satu program MDG’s juga meningkatkan taraf pendidikan masyarakat? “ Makanya tidak berlebihan jika kita semua harus tanggap MDG’s termasuk Kota Bekasi,” tambahnya. (rudi kosasih)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar