KPU Kabupaten Banyumas Terima DP4

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

PURWOKERTO, (TubasMedia.Com) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas menerima DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) dan Data Perkiraan Jumlah Penduduk Kabupaten Banyumas per 17 Febuari 2013. Penyerahan DP4 dilakukan oleh Bupati Banyumas, Mardjoko kepada Ketua KPU Banyumas, Aan Rohaeni, Selasa (17/7) di Purwokerto.

Bupati mengatakan, keberadaan DP4 mencerminkan ketersediaan data kependudukan yang tepat dan akurat. Selain itu juga menjadi salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap kualitas pelaksanaan Pemilukada.

Bupati berharap, momentum pilkada tidak menyebabkan kondisi yang sudah kondusif selama ini menjadi rusak. Selain itu PNS juga diminta untuk netral. Secara khusus PNS diminta untuk menyalurkan aspirasi secara rahasia tanpa menunjukkan dukungan yang berlebihan kepada salah satu calon.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Banyumas Aan Rohaeni mengatakan daftar penduduk yang tercantum dalam DP4 belum tentu sama dengan DPT yang akan ditetapkan. KPU berkewajiban memutakhirkan data untuk nantinya ditetapkan menjadi DPT sehingga jumlahnya bisa berkurang atau bertambah.

Sesuai dengan tahapan, program dan jadwal Pemilukada Banyumas 2013, DP4 akan dijadikan dasar pemutahiran data pemilih yang dilakukan oleh PPDP (Petugas Pemutahiran Data Pemilih) kemudian disusun menjadi DPS (Daftar Pemilih Sementara). DPS akan diumumkan kepada masyarakat yang selanjutnya ditetapkan menjadi DPT (Daftar Pemilih Tetap).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas Ratimin melaporkan penyerahan DP4 tersebut guna menyediakan data penyelenggaraan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Banyumas 2013 terkait pemutakhiran data pemilih maupun syarat dukungan minimal bagi calon perseorangan.

DP4 Kabupaten banyumas berjumlah 1.393.128 jiwa, sementara itu data perkiraan jumlah penduduk Kabupaten Banyumas per 17 Februari 2013 sebanyak 1.944.949 jiwa terdiri dari laki-laki 981.057 jiwa dan perempuan 963.892 jiwa. (joko)

Berita Terkait

Komentar

Komentar