Kredit Mikro Tuntaskan Kemiskinan

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Peraih nobel perdamaian dan pendiri Grameen Bank di Bangladesh Muhammad Yunus mengajak perusahaan di Indonesia meningkatkan kesejahteraan rakyat miskin dengan bertindak sebagai pengusaha sosial. Indonesia dapat menggerakkan kredit mikro untuk menuntaskan masalah kemiskinan masyarakat dengan melibatkan kalangan pengusaha, program kredit usaha rakyat (KUR) yang didanai kalangan pengusaha dinilai tepat.

“Bisnis sosial berperan untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat,” kata Muhammad Yunus, Rabu pekan lalu.

Yunus sendiri adalah seorang ekonom yang mendirikan Grameen Bank di Bangladesh pada tahun 1976 untuk mengatasi kemiskinan di Bangladesh. Kontribusi dirinya adalah memberikan modal bagi masyarakat miskin di negaranya dan memacu semangat para pengusaha mandiri.

Menurut Yunus dalam upaya mengurangi kemiskinan, program kegiatan di bidang sosial sangatlah penting dan dia mengajak perusahaan besar untuk menjadi pengusaha-pengusaha di bidang sosial dalam mengembangkan bisnis. “Pengusaha di bidang sosial dapat membantu perubahan keuangan. Bisnis dengan tujuan sosial diharapkan dapat memberikan dorongan munculnya pengusaha-pengusaha yang mengedepankan kesejehteraan bersama,” ujar Yunus.

Yunus menambahkan bersama Grameen Bank, dirinya merasa senang bisa mengatasi masalah kesehatan di Bangladesh dan dengan menyediakan pekerjaan profesional bagi orang-orang yang mampu di bidangnya.
“Banyak orang yang tidak memperhatikan kesehatan mereka padahal rumah sakit, institusi, dokter-dokter, banyak tersedia. Asuransi juga banyak,” katanya.

Kekurangan di Bangladesh, kata Yunus, adalah keterbatasan listrik. “Tetapi bisnis sosial terus dikembangkan untuk berperan aktif setidaknya dalam hal mengurangi kemiskinan di sebuah negara,” katanya. (red/sis)

Berita Terkait

Komentar

Komentar