Kuliah Umum Perdana Apoteker Angkatan XXI

Laporan : Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

SURAKARTA, (Tubas) – Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi (USB) selenggarakan Kuliah Umum Perdana Apoteker Angkatan XXII pada hari Sabtu akhir pekan lalu dengan tema “Commond Cold, penyebab dan terapinya.” Pesertanya adalah mahasiswa baru apoteker yang berjumlah 199 orang. Pembicara dalam kuliah perdana kali ini, Dra Titiek Marminah., SU., Apt, praktisi apotek di Apotek Padma, Surakarta.

Tema ini diambil karena angka kejadian di masyarakat yang sangat tinggi, sehingga peran Apoteker di Apotek sangat penting dalam mengedukasi masyarakat dalam penanganan yang benar untuk common cold. Dalam penjabarannya, Titiek Marmionah menjelaskan penyebab common cold atau ada pula yang menyebutnya sindrom dingin atau orang di Indonesia biasa menyebut masuk angin.

Walaupun dalam dunia medis istilah masuk angin tidak dikenal, Common cold bukan kategori penyakit. “Mungkin lebih tepat disebut menurunnya daya tahan tubuh,” katanya. Masuk angin tampaknya memang menjadi penyakit khas orang Indonesia. Apalagi ketika cuaca tak menentu. Seperti saat ini, sebentar panas menyengat, sebentar hujan deras mengguyur. Masuk angin ditandai oleh keluhan yang khas. Misalkan sakit kepala, demam atau menggigil, pegal otot dan sendi, perut kembung, mual, buang gas terus-menerus, dan biasanya sering diikuti batuk-pilek.

Dengan adanya kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang common cold, baik penyebab, cara pencegahan dan pengobatannya secara lebih dini dan lebih tepat. Demikian disampaikan Ismi Rahmawati, M.Si., Apt,. selaku Ketua Program Profesi Apoteker USB. (royan)

Berita Terkait

Komentar

Komentar