Laju IHSG Masih Berpotensi Melemah

lemah

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada memaparkan, kombinasi antara maraknya sentimen negatif terutama dari internal, kekhawatiran terhadap terus berlanjutnya pelemahan, tidak adanya sentimen positif yang dijadikan pegangan, masih berlanjutnya pelemahan nilai tukar Rupiah hingga kemungkinan marak terjadinya forced sell membuat laju IHSG terus mengalami pelemahan.

“Lagi-lagi IHSG di luar perkiraan berhasil menjebol target support yang kami estimasi sebelumnya. Sebelumnya kami sampaikan, ppola reversal V terbentuk yang menandakan masih adanya potensi penurunan lebih lanjut. Akan tetapi, jika pelemahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk bottom fishing maka tidak tertutup kemungkinan laju IHSG dapat berbalik arah,” kata Reza, Rabu (10/6/15).

Namun demikian, akan dicermati apakah masih ada sentimen yang dapat dijadikan alasan untuk IHSG rebound. Sepanjang belum adanya sentiment positif tersebut maka laju IHSG masih menyimpan potensi pelemahan lanjutan meski diharapkan aksi jual dapat mereda dan mampu membalikkan IHSG. Tetap mewaspadai potensi pelemahan lanjutan (jika ada).

Tidak jauh berbeda dari sebelumnya dimana hawa panas aksi jual masih menyelimuti laju IHSG. Investor asing kembali catatkan nett sell (dari net sell 286,67miliar menjadi net sell Rp 1,02 trilun).

Pada perdagangan Rabu (10/6/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4795-4865 dan resisten 4925-4955. Laju IHSG bergerak di bawah target support 4985-5007dan gagal mendekati area target resisten 5050-5090. Penurunan masih berlanjut dan terlihat tidak ada penahannya.

“Tentu kami hanya bisa berharap agar pelemahan yang terjadi dapat terbatas meskipun peluang rebound masih tertutup. Akan tetapi, jikapun terjadi rebound dengan adanya aksi beli maka merupakan berkah bagi IHSG dan dapat dimanfaatkan untuk kembali mengakumulasi saham-saham potensial yang telah mengalami pelemahan sangat dalam,” tutur Reza.

Sepanjang belum adanya sentimen positif tersebut maka laju IHSG masih menyimpan potensi pelemahan lanjutan meski kami berharap aksi jual dapat mereda dan mampu membalikkan IHSG. Tetap mewaspadai potensi pelemahan lanjutan (jika ada).

Pertimbangan saham-saham antara lain :

LPPF 15700-16950|Piercing line di area LBB. MACD turun diimbangi kenaikan william’s %R|Trd buy slm bertahan di atas 16725. CL 16700

ACST 4300-4950|Hammer dekati middle bollinger band (MBB ). Stochastic naik diikuti peningkatan RSI|Trd buy slm bertahan di atas 4785. CL 4760

BBNI 5600-6075|Hammer di area LBB. Mass index turun diimbangi kenaikan volatility|BoW jika di bawah 5700

LINK 5075-5275|White marubozu di atas LBB. RoC turun diimbangi peningkatan stochastic|Trd buy slm bertahan di atas 4900. CL 4890

SMAR 4985-5700|Bullish engulfing di atas LBB. Parabollic SAR naik diikuti peningkatan RSI|Trd buy slm bertahan di atas 5425. CL 5400

AKRA 5075-5675|Inverted hammer di area LBB. RSI turun diimbangi kenaikan mass index|BoW jika di bawah 5075. (angga)

Berita Terkait