Laju IHSG Rawan Aksi Jual

ihsg

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memaparkan, seperti yang dikhawatirkan sebelumnya di mana lalu IHSG mengawali pekan ini dengan pelemahan. Kembalinya pelaku pasar melanjutkan aksi jualnya membuat IHSG kian terbenam di zona merah.

Tidak banyak indeks sektoral yang menguat dimana hampir mayoritas mengalami pelemahan. Penguatan yang terjadi lebih banyak dialami saham-saham lapis bawah.

“Sebelumnya kami sampaikan, peluang penguatan tertutupi dengan maraknya aksi jual. Jika aksi ini terus berlanjut bukan tidak mungkin pelemahan lanjutan dapat terjadi. Akan tetapi, kami harapkan jikapun terjaid pelemahan maka tidak terlalu signifikan agar tidak membuka peluang tren pelemahan,” kata Reza, Selasa (14/4/15).

Pelemahan yang terjadi cukup lumayan besar sehingga dimungkinkan membuka peluang tren pelemahan. Masih berlanjutnya transaksi net sell asing yang dibarengi tidak banyaknya saham-saham big caps dalam top gainer dan berbalik melemahnya laju Rupiah jelang RDG BI memberikan sentimen negative pada IHSG. Investor asing berbalik melakukan nett sell (dari net sell Rp Rp 74,91 miliar menjadi net sell Rp 682,35 miliar).

Pada perdagangan Selasa (14/4/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5415-5426 dan resisten 5455-5490. Laju IHSG gagal mendekati area target resisten (5500-5516) dan berakhir di bawah area target support (5468-5482).

Jika aksi jual tidak terbendung maka pelemahan dapat dimungkinkan terjadi. Apalagi IHSG juga masih menyisakan utang gap lama di level 5342-5372 (17-18 Februari) dan utang gap di level 5397-5411 (27-28 Maret 2015). “Meski kami berharap pelemahan dapat lebih terbatas namun, tetap cermati dan antisipasi bila terdapat potensi pelemahan lanjutan,” tutur Reza.

Pertimbangan saham-saham antara lain :

GJTL 1260-1325|White marubozu bertahan di MBB. Volume beli mulai naik diikuti peningkatan stochastic|Trd buy slm bertahan di atas 1280

DILD 580-635|Black marubozu menuju MBB. %relative performance cenderung turun diiringi berbalik turunnya MFI|Trd sell jika 585 gagal bertahan

SSMS 2050-2125|White marubozu menuju upper Bollinger band (UBB ). Mass index bergerak naik diikuti peningkatan momentum|Trd buy slm bertahan di atas 2090

LPCK 11300-11650|Inverted hammer di bawah MBB. MACD cenderung turun tipis & diimbangi dengan naiknya RSI serta parabolic SAR|Trd buy slm bertahan di atas 11300

UNVR 38950-39975|Separating lines bertahan di atas MBB. Volume beli berbalik naik diikuti berbalik naiknya stochastic|Maintained buy slm bertahan di atas 39700

SCMA 3340-3425|White marubozu lewati MBB. RSI bergerak naik diikuti peningkatan william’s %R. Target support 3300 dapat bertahan|Trd buy slm bertahan di atas 3370. (angga)

Berita Terkait