“Lampung Mengajar” atasi Kekurangan Guru di Daerah Terpencil

Laporan: Redaksi

ilustrasi

BANDAR LAMPUNG, (tubasmedia.com) – Pendidikan di Provinsi Lampung belum merata, salah satu indikatornya masih ada sekolah di daerah terpencil yang masih kekurangan guru, kata Wakil Gurbernur Lampung Bachtiar Basri saat melepas 40 guru kontrak yang menjadi peserta “Lampung Mengajar” di Aula Disdik Provinsi Lampung, pekan lalu.

Bachtiar memberikan apresiasi kepada Disdik Provinsi Lampung yang telah menggagas program “Lampung Mengajar” untuk membantu mengatasi permasalahan kekurangan guru di daerah terpencil meski menurut dia program ini sebagai adopsi dari program Indonesia Mengajar yang telah digagas Kemendikbud.

“Ini sangat bagus tentunya hasil dari program mengajar ini harus jauh lebih baik dari Program Indonesia Mengajar. Kemudian jika telah berjalan dan hasil evaluasinya baik, maka program ini harus diteruskan dan ditingkatkan hingga masalah pemerataan pendidikan di Lampung teratasi” katanya.

Bachtiar berpesan agar mereka menjadi promotor sebagai guru yang peduli terhadap kemajuan di Provinsi Lampung. Selain bertugas mengajar juga mempelajari persoalan pendidikan yang ada didaerah untuk dijadikan masukan kepada pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Kadisdik Lampung, Heri Sulisyanto mengatakan “Lampung Mengajar” menjadi salah satu program unggulan Disdik untuk mengatasi kekurangan guru, khususnya pada daerah di lima kabupaten yaitu Lamsel, Pesawaran, Tanggamus, Lambar dan Pesisir Barat. (mirza)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar