Lansia Adiankoting Doakan Nikson – Sarlandy Menang

TAPUT, (tubasmedia.com) – Ratusan Lansia se Kecamatan Adiankoting sambut Satika Simamora dan rombongan pada acara tatap muka pada rangkaian tahap kampanye Pilkada Taput 2018 di Zona 1 (Adiankoting, Tarutung, Sipoholon, Parmonangan dan Pagaran). Acara ini dihadiri para ibu-ibu dan remaja, Rabu (28/2) yang berlangsung di Desa Adiankoting.

Pantauan media ini, para lansia, ibu-ibu dan remaja yang datang dari 16 desa se Kecamatan Adiankoting begitu antusias menyambut kehadiran Satika Simamora dengan yel..yel kemenangan, Nikson-Sarlandy menang…..hidup nomor 1….lanjutkan…….!

Mewakili lansia Op. Binsar br Marpaung mengatakan, semua masyarakat harus memilih Nikson-Sarlandy karena telah memberi perubahan pembangunan di Tapanuli Utara.

Kita para lansia mendoakan Nikson-Sarlandy untuk menang pada Pilkada nanti.  “Janganlah kita melupakan pembangunan yang telah kita nikmati semenjak Nikson Nababan menjadi bupati melalui pemberian dari ibu Satika Simamora. Kita pilihlah no 1 untuk melanjutkan pembangunan, ” ujarnya.

Begitu juga yang diungkapkan Op. Hetty Hutagalung mengajak kaum hawa bersatu untuk memilih Nikson-Sarlandy. “Kami selalu berdoa agar Nikson-Sarlandy menjadi pemenang. Kami ingin Nikson Nababan selamanya bupati di Taput,” lanjutnya yang disambut tepuk tangan.

Wakil sekretaris tim pemenangan Kabupaten Nikson-Sarlandy Jasa Sitompul dalam orasi politiknya menjelaskan, kehadiran Satika Simamora dan rombongan ditempat ini resmi untuk kampanye. Pada pertemuan ini, para orang tua kami bebas bertanya kepada Satika Simamora.

Jasa mengatakan, perubahan pembangunan semenjak pemerintahan Nikson Nababan sudah dirasakan masyarakat, baik di insfratruktur, pertanian, pendidikan dan kesehatan. “Itu nyata, bukan muluk-muluk. Nikson Nababan telah membuat banyak terobosan pembangunan untuk mensejahterakan rakyat,” ungkapnya.

Sementara itu, Satika Simamora dalam orasi politiknya terlebih dahulu mengajak kaum lansia, ibu-ibu dan remaja untuk memilih yang sesuai dengan kata hatinya. Kenapa harus perempuan, kenapa harus lansia, kenapa harus ibu-ibu, kenapa harus remaja. Sebab doa dan permintaan seorang ibu abadi. “Kalau kaum ibu sudah mengucapkan menang Nikson – Sarlandy, Tuhan pasti mengabulkannya. Kalau para lansia sudah benar-benar suka Nikson – Sarlandy, Tuhan akan memberkatinya untuk jadi pemenang. Karena ucapan itu merupakan doa,” ucap Satika Simamora.(toni)

Berita Terkait

Komentar

Komentar