Lapor Harta ke KPK, Menristek Akui Hartanya Bertambah

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Kepada wartawan, Nasir mengakui bahwa hartanya bertambah. Namun Nasir tidak menyebutkan berapa nilai penambahan hartanya.

“Itu memang kewajiban saya sebagai pejabat negara dan laporan ini tidak hanya sekali, saya sudah yang ketiga kali,” kata Nasir di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/11/2014).

Nasir terlihat mengenakan kemeja batik abu-abu ketika menyambangi Gedung KPK. Ia mengaku tiga kali menyampaikan LHKPN ke KPK. “Terakhir tahun 2011,” ucap dia. Meski pun begitu, dalam laman situs www.acch.kpk.go.id tidak ada laporan harta kekayaan atas nama Muhammad Nasir yang jabatan terakhirnya adalah rektor Universitas Diponegoro.

Nasir pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor II di Universitas Diponegoro, kemudian, pada 7 September 2010, ia terpilih sebagai Dekan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Pada 9 September 2014 lalu, Nasir terpilih sebagai Rektor Universitas Diponegoro namun baru menjalankan tugas sebagai rektor mulai 18 Desember 2014.

Menurut catatan, Nasir adalah menteri kesebelas di Kabinet Kerja yang menyerahkan LHKPN ke KPK. Sebelumnya, ada Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah AAGN Puspayoga, Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi, Menteri Keuangan Bambang Brodjojonegoro, Menteri Kesehatan Nila Juwita F Moeloek, Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo yang melapor ke KPK.

Sedangkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti datang ke KPK untuk berkonsultasi mengenai pelaporan LHKPN. (hadi)

Berita Terkait

Komentar

Komentar