Lestarikan Seni dan Budaya Daerah

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

PURBALINGGA, (Tubas) – Perkembangan seni dan budaya tradisional memang sangat memprihatinkan. Tidak banyak orang yang berbuat nyata untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional, hanya merasa prihatin terhadap keberadaannya. Namun sayangnya keprihatinan tersebut hanya sekadar retorika.

Seni tradisi dan kebudayaan daerah memang tidak menjanjikan secara ekonomi namun mengandung makna yang luar biasa, adiluhung, penuh petuah dan pitutur. Kekayaan berupa keanekaragaman yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Sebuah ciri yang mencitrakan berjuta pesona Nusantara, bila tidak dipelihara maka keberadaannya akan punah dan kita kehilangan warisan nenek moyang.

Demikian dikatakan Wakil Bupati Drs H Sukento Ridho dengan rasa bangga terhadap para pelaku dan pemerhati seni sebagai penyelenggara festival seni tradisi dalam pembukaan acara tersebut di Panggung Terbuka Taman Kota Usman Janatin, Sabtu (19/8) lalu.

Festival Seni Tradisi yang diikuti oleh 14 peserta perwakilan kecamatan dari 18 kecamatan yang diharapkan diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga. Para peserta masing-masing menampilkan seni Lengger, Kuda Kepang,seni Rodat dan Kesenian Genjring yang akhirnya dimenangkan oleh grup Kuda Kepang Randu Kesuma Kecamatan Kaligondang yang keluar sebagai penampil terbaik pertama. (jhon hutapea)

Topik :

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.