Limbah Kotoran Ayam Diubah Jadi Pelet Ikan Lele

SURAKARTA, (tubasmedia.com) – Dosen Universitas Setia Budi (USB) Surakarta melaksanakan Program Iptek bagi Masyarakat (IbM) yakni Solusi Pakan Lele Bagi Kelompok Budidaya Lele Mina Usaha Tani dari Limbah Kotoran Peternakan Ayam Kelompok Peternak Ayam Mulya Jaya.

Dengan mendapatkan pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat DIKTI, kegiatan pengabdian yang berlangsung pada  Agustus lalu melibatkan dua mitra pengabdian (kelompok budidaya ikan lele Mina Usaha Tani dan Kelompok Ternak Ayam Petelur Mulya Jaya) yang berada di Desa Doplang, Teras, Boyolali.

Ketua Tim Pengabdian, Guruh Sri Pamungkas, SPt, MSi, mengungkapkan Pokdakan Mina Usaha Tani adalah pembudidaya lele andalan Jawa Tengah dan DIY yang panen per harinya mencapai 5-7 ton dan 100% terserap pasar.

Dalam proses budidayanya, sekitar 80 % pengeluaran usaha budidaya adalah pada pakan. Apabila bisa menekan harga pakan maka keuntungan pembudidaya ikan juga akan meningkat.

Sementara itu, di Desa Doplang, Teras, Boyolali juga terdapat Kelompok Ternak Ayam Petelur Mulya Jaya menghasilkan limbah kotoran ayam yang cukup banyak. Selain menjadi sumber penyakit bagi ternak itu sendiri, limbah kotoran ayam juga menjadi pencemar udara yang bisa mengganggu pernafasan. Jadi perlu ada pengelolaan limbah kotoran ayam agar tidak menjadi pencemaran lingkungan.

Melihat dua potensi besar tersebut, Guruh Sri Pamungkas bersama dua dosen USB lain Dian Kresnadipayana SSi, MSi dan Tri Mulyowati, SKM, MSc, berinisiatif untuk melakukan kegiatan alih teknologi pembuatan pakan ikan lele dari limbah kotoran ayam.

Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada kelompok tentang bahan pakan, formulasi pakan, analisa pakan secara sederhana, penanganan limbah (dampak kotoran yang dibiarkan) dan pemanfaatan limbah kotoran sebagai bahan pakan ikan lele.

Melalui alih teknologi tersebut, kelompok pembudidaya ikal lele bisa memperoleh pakan murah dan berkualitas. Murah karena bahan baku berasal dari Kelompok Peternak Ayam Mulya Jaya yang selama ini limbahnya dibuang dan menjadi pencemaran lingkungan baik udara maupun air.

Berkualitas karena tetap mempertimbangkan aspek kandungan nutrisi dari bahan yang akan dipakai dalam formulasi pakan.

Selain memberikan penyuluhan dan pelatihan, Tim Pengabdian juga menyerahkan mesin dan melakukan uji coba mesin pencetak pelet. kegiatan IbM ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi peternak ikan lele lain agar bisa membuat pakan ikan sendiri dari bahan baku yang ada di sekitar, bahkan bisa berasal dari limbah sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat serta dapat menaikkan nilai dari limbah tersebut.(roris)

Berita Terkait

Komentar

Komentar