Lomba Tari Rapa’i Geleng TMII

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (Tubas) – Dalam rangka melestarikan dan mempromosikan serta mengenalkan budaya daerah Aceh, Pemerintah Daerah Aceh menyelenggarakan lomba tari daerah, Minggu (30/10) di Anjungan Nangroe Aceh Darusalam (NAD) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mulai 13.00 wib.

Menurut Kepala Anjungan NAD Drs.Syarifudin, kegiatan ini adalah yang kedua kalinya, dan lomba tari itu memperebutkan piala bergilir Gubernur Aceh Darussalam. Dikatakan pula oleh Nur Zubaidah sebagai panitia penyelenggara.

“Kegiatan ini merupakan ajang generasi muda untuk mengadu keterampilan menari di atas panggung dan kebanyakan peserta wanita cantik–cantik. Kegiatan diikuti 10 grup dengan rata-rata 9 penari dan durasi setiap tari sekitar 10 menit. Lomba tari ini terbuka untuk umum peserta se-Jabodetabek,” ujarnya kepada Tubas baru-baru ini di ruang kerjanya.

Dikatakan, Tarian Rapa’i Geleng ini menceritakan kerja sama sesama masyarakat Aceh, dulu tarian ini biasanya ditarikan sepulang dari ladang untuk sekadar menghilangkan rasa lelahnya setelah berladang.

Alat yang digunakan menari kebanyakan menggunakan Rapa’i sebagai alat musik (rebana kecil) dan dilakukan sembari duduk berjajar, dengan melantunkan syai-syair petuah agama Islam dengan jumlah penari dengan hitungan ganjil, misal jumlahnya 5, 7, 9 dan seterusnya. (gunawan)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar