Mahasiswa dan Pemuda Harus Memiliki Kompetensi Hard Skill dan Soft Skill.

mahasiswa

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Kegiatan civitas akademika harus melekat dengan peran serta media. Sebab untuk menyosialisasikan berbagai kegiatan dan pesan-pesan dari civitas akademika ke masyarakat luas efektifitasnya bisa dijembatani oleh media. Maka organisasi kemahasiswaan baik intra mau pun ekstra kampus, harus menguasai manajemen relasi media.

Pesan itu disampaikan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Yuni Poerwanti seraya mengisyaratkan dalam siaran persnya, bahwa mahasiswa dan pemuda harus memiliki kompetensi hard skill dan soft skill.

Dijelaskan, bahwa organisasi kemahasiswaan sebagai salah wadah yang bisa memberi nilai tambah soft skill kepada para anggotanya tentu harus memiliki manajemen organisasi yang baik, termasuk manajemen relasi media untuk menyosialisasikan berbagai kegiatan dan pandangan dunia kampus ke masyarakat luas.

Paparan itu dijabarkan Yuni saat Pelatihan Manajemen Organisasi Kemahasiswaan (PMOK) dengan tema “Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan dalam Melakukan Relasi Media” di Ternate, Maluku Utara pekan lalu.

PMOK yang digelar oleh Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan pada Deputi Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora ini diikuti oleh 75 orang peserta dari organisasi kemahasiswaan.

Yuni lagi-lagi mengisyaratkan, dengan pelatihan PMOK ini, kemampuan manajemen organisasi kemahasiswaan di Maluku Utara bisa meningkat, sehingga mampu membuat perencanaan dan menata berbagai kegiatan secara baik untuk kemajuan daerahnya, termasuk memiliki kemampuan bagaimana membangun hubungan dengan masyarakat melalui relasi media. (marto tobing)

Berita Terkait

Komentar

Komentar