Mahasiswa Selenggarakan Festival Keprihatinan Budaya

Laporan : Bambang

Ilustrasi

Ilustrasi

SEMARANG, (Tubas) – Sekitar 150 mahasiswa yang tergabung dalam teater kampus dan seniman dari berbagai daerah menggelar festival keprihatinan budaya Watu Tugu (Candi Tugu) bertema “Grebeg Prih Ati Watu Tugu” bersama warga RW 3 Kelurahan Tugurejo Kecamatan Tugu Semarang Sabtu (12/3) sore.

Festival yang dimulai dengan arak-arakan tumpeng yang diikuti rombongan kesenian Singo Barong serta rombongan mahasiswa mulai dari halaman TK Annur menuju Watu Tugu tersebut kemudian dilanjutkan dengan kerjabakti membersihkan area sekitar situs peninggalan sejarah secara bersama-sama.

Joko Bibit Santosa dari Teater Ruang Solo mengatakan, kegiatan sebagai bentuk keprihatinan terhadap situs peninggalan sejarah yang tidak terawat tersebut diikuti oleh mahasiswa dan seniman dari Semarang, Salatiga, Solo, Yogyakarta, Cirebon dan Surabaya.

Tidak hanya itu, tokoh-tokoh seniman seperti Slamet Gundono (Solo), Didik Nini Thowok, Miroto dan Nungki dari Yogyakarta turut terlibat dalam kegiatan budaya yang ditujukan untuk menggugah kepedulian masyarakat serta pemerintah supaya ikut andil dalam menjaga kelestarian peninggalan situs sejarah tersebut.

Di tempat terpisah, perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Dra Hastuti Erni Rejeki mengatakan, pemerintah Semarang sangat mengapresiasi terselenggaranya festival budaya tersebut yang pada hakekatnya merupakan salah satu perwujudan dari sisi Kota Semarang. ***

Berita Terkait

Komentar

Komentar