Mahfud MD: Pengikut Rizieq Buat Rusuh, akan Kita Sikat

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menko Polhukam, Mahfud Md mengingatkan para pengikut Habib Rizieq Syihab untuk tertib menyambut kepulangan Imam Besar FPI itu di RI. Pemerintah tak segan untuk menindak jika ada yang buat rusuh.

“Pemerintah biasa membuat pengamanan secara reguler kalau diperkirakan ada kumpulan massa maka pengamanannya begini. Yang penting jangan membuat kerusuhan karena Habib Rizieq itu mau pulang dengan revolusi akhlak. Nah kalau membuat kerusakan itu berarti bukan pengikutnya Habib Rizieq, kita sikat, gitu. Kalau dia buat kerusuhan. Kalau pengikut Habib Rizieq yang tertib,” ujar Mahfud, dalam video yang ditayangkan di YouTube Kemenko Polhukam RI, Kamis (5/11/2020).

Mahfud menerangkan saat ini pemerintah juga sedang mengampanyekan sosialisasi protokol kesehatan. Untuk itu dia juga mengimbau untuk patuh dan tidak saling menyulitkan.

“Karena pemerintah sekarang sedang dalam kampanye dan sosialisasi protokol kesehatan sebagai vaksin sementara sebelum datang vaksin yang sesungguhnya, maka protokol kesehatan supaya dipatuhi agar tidak saling memudaratkan. Jangan saling menyulitkan,” jelas dia.

Mahfud meminta untuk saling menjaga. Pemerintah, kata Mahfud, tidak pernah menghalangi Habib Rizieq kembali ke RI.

“Kita tidak pernah menghalangi Habib Rizieq. Bahwa dia terhalang pulang, itu urusan dia dengan Pemerintah Arab Saudi. Dan kita sudah tahu dan sekarang sudah selesai ya pulang saja. Kita kan tidak pernah menghalangi,” kata Mahfud.

Sebelumnya, Habib Rizieq mengumumkan kepulangannya ke RI pada 10 November mendatang. Dia dan keluarganya akan terbang dari Saudi pada 9 November.

Rizieq juga menerangkan kalau bisa kembali ke RI lantaran visa yang sudah diperpanjang. Bayan safar yang sempat diajukan kemudian dibatalkan.

“Kita diberikan satu solusi oleh pihak keimigrasian karena mereka tahu saya tak lakukan kesalahan, pelanggaran, solusi yang diberikan bahwa kami sekeluarga tak diberikan bayan safar, tapi diberikan perpanjangan visa. Jadi visa saya yang sudah mati selama 2 tahun 5 bulan sudah mati, visa tersebut dihidupkan kembali dan berlaku sampai pertengahan bulan November 2020,” kata Habib Rizieq.(red)

Berita Terkait

Komentar

Komentar