Mahfud; Rizieq Bukan Orang Suci, Pengikutnya-pun Sedikit, Jadi tak Perlu Dibahas

JAKARTA, (tubasmedia.com)  – Rencana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq masih hangat jadi perbincangan.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan pihaknya tidak ada pembahasan khusus.

Mahfud menyatakan Rizieq Shihab itu bukan Ayatollah Khomeini yang memang dianggap suci oleh rakyat Iran. Karena itu pihaknya tidak menganggap ini hal serius.

“Terus terang pemerintah tidak pernah membahas itu secara khusus ya, artinya bahwa ini serius. Kita tidak menganggap ini serius, karena Rizieq Shihab itu bukan Khomeini,” ujarnya sebagaimana dilihat mantrasukabumi.com CokroTV pada Kamis, 5 November 2020.

Mahfud menjelaskan Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Khomeini, karena dianggap orang suci oleh rakyat Iran, sehingga kedatangannya disambut oleh seluruh rakyat. Sementara Habib Rizieq menurutnya tidak semua orang akan menyambutnya

“Klo Khomeini mau pulang dari Paris, seluruh rakyatnya mau menyambut karena Khomeini orang suci, klo Rizieq Shihab kan pengikutnya gak banyak juga kalau dibandingkan dengan umat Islam di Indonesia pada umumnya, jadi kita tidak khawatir juga, itu satu,” lanjutnya.

Selain itu, Mahfud menilai kepulangan Habib Rizieq adalah urusan pribadi dan pemerintah tidak boleh dan tidak akan menghalanginya.

“Yang kedua, soal urusan Rizieq Shihab mau pulang itu kan urusan dia, kita tidak boleh menghalangi, cuma yang saya tahu dari sumber informasi yang resmi, Rizieq Shihab itu sampai beberapa waktu yang lalu memang dicekal oleh Pemerintah Arab Saudi, bukan oleh Pemerintah Indonesia. Dicekal pemerintah Arab Saudi karena dianggap melakukan penghimpunan dana secara ilegal. Dianggap melakukan kegiatan-kegiatan politik sehingga dicekal,” bebernya.

Setelah itu, pemerintah Saudi kemudian mencabut cekal tersebut. Namun meskipun sudah dicabut cekal tersebut, Habib Rizieq dikabarkan terancam dideportasi karena pelanggaran imigrasi.

“Tapi satu hal yang belum dicabut, dia itu akan dideportasi, karena apa, melakukan pelanggaran imigrasi. Nah sekarang ini Rizieq Shihab itu ingin pulang ke Indonesia, tapi tidak mau dideportasi. Dia ingin pulang terhormat gitu, nah silahkan aja lah urus itu, kalau itu urusan dia dengan pemerintah Arab Saudi, bukan urusan saya,” tegasnya. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar