Mantan Pecandu Narkoba Perlu Dukungan

Laporan: Redaksi

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Salah satu permasalahan yang masih menjadi polemik saat ini adalah banyaknya mantan pecandu narkoba yang sulit mendapatkan pekerjaan atau mata pencaharian. Para mantan pecandu narkoba terkurung dengan stigma negatif sehingga mereka kurang produktif dan tidak mampu bersaing dalam dunia kerja atau usaha.

Dalam upaya membantu dan mendukung para mantan pecandu atau penyalahguna narkoba untuk bangkit dan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah melakukan serangkaian terobosan dan program penting. Direktorat Pasca Rehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi telah menjalin kerjasama dengan beberapa pihak yang dapat memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi para mantan pecandu narkoba.

“Belum lama ini kami sudah menjalin kerjasama dengan Pusat Pelatihan Kerja Pengembangan Industri (PPKPI) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemda DKI Jakarta dan Community Development Center PT Telkom, mengadakan pelatihan wirausaha teknisi Handphone yang diselenggarakan di Rumah Dampingan Direktorat Pasca Rehabilitasi BNN, Jln Cipinang Besar Selatan 1 Jakarta Timur. Pelatihan ini dilaksanakan selama 6 minggu dari Senin sampai Jumat di Rumah Dampingan,” kata Direktur Pasca Rehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, Drs. Suyono, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Menurut Suyono, mantan pecandu narkoba bukan untuk dikucilkan. Mereka justru memerlukan bantuan dan dukungan untuk bisa bangkit dan diterima di masyarakat, “Untuk itu kegiatan yang kami adakan ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan kepada mantan pecandu narkoba agar mereka punya keahlian dan penghasilan supaya tidak kembali terjerumus ke lingkaran narkoba,’’ jelas Suyono.

Sebenarnya pemerintah sudah menyiapkan pelatihan secara paripurna mulai dari makan, modal, alat alat teknik, pelatihan lanjutan, jaringan usaha, jaringan penyaluran tenaga kerja, dan jaringan penyediaan spare parts untuk mendukung terciptanya 10.000 lapangan kerja baru setiap tahunnya, yang dicanangkan oleh pemerintah.

Pada dasarnya bentuk pendidikan yang dilakukan adalah pelatihan teknik terapan, pelatihan ini menumbuhkan semangat dan keterampilan sebagai modal.

Setelah evaluasi berakhir dapat disaring untuk menjadi teknisi maupun instruktur. Peserta diberi kesempatan untuk mendapat pelatihan lanjutan dan diberi kesempatan untuk mengajukan pinjaman modal usaha Counter HP atau direkomendasikan untuk bekerja kepada perusahaan vendor gadget dan Handphone. (sabar)

Humbanghas
Humbanghas
Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar