Mau Cari Tepuk Tangan ? Stafhus Mensesneg Persilakan AHY Mengklaim Proyek Bapaknya

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai sindiran terkait proyek infrastruktur lungsuran dari Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke pemerintahan saat ini.

AHY bilang era SBY banyak membangun infrastruktur dengan persentase pengerjaan 70-80 persen. Dengan begitu era pemerintahan saat ini dianggap hanya melanjutkan sisanya, bahkan cuma tinggal menggunting pita.

Faldo mengatakan siapapun bebas berpendapat karena Indonesia negara demokrasi.

“Setiap warga berhak punya penilaian,” kata Faldo melalui pesan singkat, Sabtu (17/9).

Ia juga mengatakan keberhasilan pemerintahan Joko Widodo saat ini bukan hanya karena Jokowi semata. “Tapi juga dukungan dan kontribusi rakyat,” ujarnya.

Faldo menegaskan semua kepemimpinan di Indonesia harus berkelanjutan, begitu juga pada masa peralihan pemerintahan antara SBY ke Jokowi.

Semua dilakukan dari mulai meneruskan pembangunan era sebelumnya, sampai menghidupkan kembali proyek ‘mangkrak’ pada masa pemerintahan sebelumnya.

“Kepemimpinan di Indonesia harus memiliki berkelanjutan. Ada yang dulu baru jalan, lalu diteruskan. Ada yang dulu tidak jalan, dibuat jalan. Memang bernegara begitu, bukan?” ucapnya.

Ia menambahkan semua yang dibangun oleh pemerintah dan pemimpinnya tujuannya satu yaitu bakal kesejahteraan rakyat, bukan mencari siapa pihak paling hebat.

“Tentunya, kita semakin matang dalam berdemokrasi dan bernegara. Semua yang dikerjakan untuk kesejahteraan rakyat, bukan buat tunjukkan siapa paling hebat. Kecuali, memang yang dicari memang tepuk tangan, ya silakan saja,” kata dia. (sabar)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.