Mau Kredit atau Cash, Kredit Saja ?

ahm_05

JAKARTA, (tubasmedia.com)- Ada fenomena menarik dalam praktik jual beli sepeda motor dan mobil di Indonesia. Konsumen yang mau membeli secara cash diarahkan untuk melakukan pembelian secara kredit. Apa sebabnya ?

Keuntungan besar tenaga penjujal melalui insentif dari leasing ke dealer menjadi daya dolrongnya. Praktik tersebut tentu saja merugikan konsumen. Alasanya, keuntungan dealer dan sales akan lebih besar saat konsumen membeli secara kredit. Sehingga pembelian secara cash harus inden, sedang pembelian secara kredit langsung ready stock.

Melalui penjualan secara kredit dalam jumlah besar, maka dealer atau sales akan memperoleh keuntungan lebih banyak dari cashback, insentif, atau biasa disebut refund dari leasing.

Dengan DP (uang muka) semakin besar maka refund pun semakin banyak. Misalnya, dengan DP Rp 2 juta, yang disetor ke leasing bisa separuhnya dan sisanya buat sales atau dealer. Tampalknya, ada ”permainan” antara tenaga penjual dengan petugas dari leasing. Keuntungan dari insentif bisa dibagi-bagi berdasarkan kesepakatan bersama.

Fenomena praktik penjualan seperti itu tidak hanya marak di dunia jual-beli sepeda motor. Sales mobil juga banyak yang memanfaatkan refund dari leasing sebagai senjata untuk menggoda konsumen agar mau beli secara mengangsur. (rel/siswoyo)

Berita Terkait

Komentar

Komentar