Membeludag, Pengunjung TRAP Purwokerto

Laporan : Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

BANYUMAS, (Tubas) – Belum genap sepekan diberlakukannya tarif retribusi masuk sesuai Perda No. 15 tahun 2011 tentang retribusi tempat rekreasi dan olah raga, arus pengunjung membanjiri Taman Rekreasi Andhang Pangrenan (TRAP) Purwokerto.

Jumlah pengunjung taman kota yang diresmikan Bupati Banyumas, Mardjoko 13 Maret lalu mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada hari Sabtu hingga malam Minggu pekan lalu jumlah pengunjung fantastis, menyentuh angka 5.595 orang.

Sedang hari-hari sebelumnya jumlah pengunjung hanya pada kisaran angka 1.500 – 2.000 orang per hari, ungkap Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Dwi Pindarto.

Kasi Pemberdayaan dan Industri Pariwisata yang juga Koordinator TRAP Djatmiko menjelaskan menurut catatan Dinporabudpar jumlah pengunjung TRAP pada hari pertama diberlakukannya retribusi sesuai Perda No. 15 tahun 2011 sebanyak 1.600 orang. Pada hari kedua turun menjadi 1.400 orang, tetapi pada hari ketiga kembali meningkat menjadi 2.200. Angka ini terus melonjak, hingga pada hari Sabtu (16/4) mencapai 5.595 orang.

Harga tiket masuk Rp 1.000 bagi pelajar/mahasiswa dan Rp 2.000 bagi umum, habis terjual. “Kami tidak menduga jumlah pengunjung akan membludag sebanyak itu, sehingga enam ribu lembar tiket dicetak sudah habis terjual,” ungkapnya kepada Tubas, pekan lalu. Kabag Humas dan Protokol Setda, Agus Nur Hadie menambahkan tingginya tingkat kunjungan di TRAP sebagai bukti masyarakat Banyumas membutuhkan ruang publik.

“Saat ini masyarakat Banyumas mempunyai lebih banyak pilihan ruang publik sesuai kemampuan,” katanya. Bagi yang ingin gratis, bisa pergi ke Alun-alun Purwokerto. Bagi yang mampu membayar bisa datang ke TRAP. (tendy.r)

Berita Terkait

  1. asyiknya kalo banyak pilihan ruang publik yg sesuai kantong

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.