Mendag Mengatakan Harga Kedelai Masih Tetap Tinggi

WONOSOBO, (tubasmedia.com) – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta para pedagang agar sedikit bersabar, sebab harga kedelai masih akan tinggi 1-2 bulan ke depan.

Hal itu dikatakan Mendag saat blusukan ke Pasar Kertek Wonosobo untuk memastikan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok, Selasa pagi. Dalam kesempatan itu, Zulhas menyempatkan mampir ke pedagang tahu dan tempe.

“Cuma kan 40 hari baru tiba. Jadi memang sabar sedikit 1-2 bulan ini masih agak tinggi, pemerintah subsidi sedikit,” katanya di Pasar Kertek Wonosobo, Selasa (1/11/2022).

Namun, dia mengatakan, harga kedelai akan turun Januari mendatang. Sebab, pemerintah menugaskan Perum Bulog untuk impor.

“Tapi nanti Januari sudah harganya mungkin Rp 11 ribuan per kg, tempe sudah harga stabil,” katanya.

Dalam kunjungannya ke Pasar Kertek, Zulhas menyimpulkan harga kebutuhan pokok stabil bahkan cenderung murah. Daging ayam misalnya, di pasar tersebut harganya Rp 30 ribu.

“Kalau kemurahan nanti peternak ayamnya bangkrut. Sebenarnya ayam itu paling murah Rp 35 ribu,” katanya.

Harga cabai pun stabil di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kg. Sebelumnya, harga cabai sempat melonjak hingga Rp 120 ribu per kg.

Dia mengatakan, harga beras sedikit mengalami kenaikan. Namun, Perum Bulog menyediakan beras seharga Rp 9.450 per kg. Selanjutnya, dia bilang, minyak goreng tersedia cukup banyak dengan harga Rp 14.000 per liter.

Diakuinya, harga kedelai memang sedang tinggi. Namun, pemerintah telah menugaskan Bulog untuk impor 300 ribu ton dan ditambah 50 ribu ton. Jadi, total impor kedelai 350 ribu ton.Kembali, Zulhas mengatakan, harga kedelai akan turun pada Januari-Februari mendatang.

“Memang naik kedelai. Tapi kedelai tadi kami rapat dipimpin Pak Presiden langsung, Bulog akan impor kedelai 300 ribu tambah 50 ribu, jadi 350 ribu (ton) nanti tiba diperkirakan harganya Rp 11 ribu. Nanti kalau Rp 11 ribu, Bulog jualnya Rp 10 ribu, jadi subsidi Rp 1.000. Jadi nanti harga akan Januari-Februari sudah akan turun harga kedelai,” jelasnya.(sabar)

 

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.