Menkes Larang Bayi Minum Susu Formula

Laporan: Redaksi

Endang Rahayu Sedyaningsih

JAKARTA, (Tubas) – Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih memastikan susu formula yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi. Ini diungkapkannya saat menghadiri bakti sosial dan perayaan Imlek di Rumah Susun Sumbo, Surabaya, Jumat (11/01).

Dikatakan, pihaknya tidak mengetahui hasil penelitian IPB yang menyebut sejumlah susu formula yang beredar di pasaran mengandung bakteri Enterobacter Sakazakii. “Jadi yang punya datanya adalah IPB, sedangkan Kementerian Kesehatan dan BB POM sudah menjamin susu formula yang beredar di pasaran saat ini aman dikonsumsi,” katanya.

Menkes sendiri mengaku tidak tahu merk-merk susu yang menjadi objek penelitian IPB dalam kurun waktu April hingga Juni 2006 itu. Pasalnya IPB tidak melaporkan penelitian tersebut ke Kemenkes.

Meski ada jaminan aman, Menkes minta agar susu formula tidak diberikan pada bayi berusia di bawah enam bulan. “Untuk bayi di bawah usia enam bulan, berikan ASI saja,” kata Menkes.

Dikatakan Menkes bakteri Enterobacter Sakazakii terbagi menjadi dua jenis. Ada yang berbahaya, dan tidak berbahaya. “Dua jenis bakteri itu pasti mati kalau dipanaskan dengan suhu 70 derajat celcius. Bakteri itu akan mati dalam waktu 15 detik,” jelasnya.

Sebelumnya, Sri Estuningsih peneliti IPB, menemukan susu tercemar bakteri Enterobacter Sakazakii. Hasil penelitian itu menyebutkan bahwa 22,73% susu formula (dari 22 sample), 40% makanan bayi (dari 15 sampel), yang dipasarkan pada April-Juni 2006 telah terkontaminasi Enterobacter Sakazaki. Namun, ESTU merahasiakan nama-nama susu tercemar tersebut ***

Berita Terkait

Komentar

Komentar