Menperin dan Mendag, Masih Kampanyekan P3DN

BENDERA START – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengibarkan bendera Start tanda pelepasan para peserta jalan sehat dengan tema 100% Cinta Produk Indonesia di Jakarta, 5 Februari 2017. Kegiatan ini dalam rangka mengajak masyarakat makin mencintai, menggunakan dan mempromosikan produk industri dalam negeri.-tubasmedia.com/ist

.
JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak masyarakat makin mencintai, menggunakan dan mempromosikan produk industri dalam negeri.

Langkah ini akan mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing pelaku usaha di Indonesia agar berkesinambungan sehingga mampu menguasai pasar domestik dan internasional.

“Kualitas produk industri kita sebenanya banyak yang bagus. Bahkan, sudah ada yang memenangi pasar ekspor. Untuk sektor industri kecil dan menengah, produk kerajinan banyak yang berkonsep ramah lingkungan karena melalui proses recycle,” tegas Menperin seusai melepas peserta jalan sehat dengan tema 100% Cinta Produk Indonesia di Jakarta, Minggu (5/1). Kegiatan ini juga dihadiri Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Sementara itu, Enggartiasto menyambut baik kegiatan ini. Diharapkan masyarakat terlibat dalam memperluas pasar industri dalam negeri khususnya IKM.

“Kami terus mendorong pelaku industri untuk meningkatkan penggunaan komponen lokal. Kami juga memfasilitasi untuk promosi seperti lewat pameran, baik di dalam maupun luar negeri,” katanya.

Berdasarkan indikator, kinerja pedagangan di tingkat ASEAN, Indonesia unggul di berbagai sektor industri seperti makanan, tekstil, kimia, mineral, agro berbasis CPO, elektronika dan alat transportasi.

“Sedangkan, dilihat dari revealed comparative advantage, Indonesia unggul di 100 produk,” ungkap Airlangga seraya mengharapkan sektor-sektor tersebut akan menjadi ambassador industri nasional di kancah regional hingga global.

Airlangga juga mengimbau kepada masyarakat, pelaku industri dan pemangku kepentingan agar mendukung dan menyukseskan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Wujud dukungan ini baik dengan menggunakan barang atau jasa produksi dalam negeri, maupun menyediakan barang dan jasa berkualitas untuk mensubstitusi barang-barang kebutuhan yang sebelumnya didapatkan melalui impor.

“Hal ini merupakan pelaksanaan dari arahan Bapak Presiden Joko Widodo agar kita segera mengurangi ketergantungan barang impor. Selain itu, sebagai salah satu poin penting dalam meujudkan revolusi mental masyarakat Indonesia saat ini,” paparnya.

Menperin menjelaskan, pihaknya gencar mengkampanyekan program P3DN karena amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, yang dilanjutkan dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 2 Tahun 2014 tentang Pedoman P3DN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Program P3DN juga sebagai bagian dari misi pembangunan industri kita ke depan untuk menjadi pilar dan penggerak utama perekonomian nasional,” tuturnya.

Selain itu, program P3DN merupakan salah satu prioritas pembinaan Kemenperin yang tercantum dalam Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) tahun 2015-2035. (red)

Humbanghas
Humbanghas

Berita Terkait

Komentar

Komentar