Mercy Rp 1 M, Bensinnya Dibayar Pemerintah?

Laporan : Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

DEPOK, (Tubas) – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai subsidi yang tidak penting harus segera dihilangkan, salah satunya adalah subsidi BBM yang ternyata banyak disedot orang-orang kaya.

“Kita harus menghilangkan yang tidak perlu untuk subsidi, ya salah satunya Premium itu, masa ada yang naik Mercy yang harganya Rp 1 miliar tapi bensinnya dibayar pemerintah?” ujar JK.

Hal itu disampaikan JK pada acara seminar pembahasan mengenai pelaksanaan program nasional konversi mitan ke elpiji 3 kg yang dilaksanakan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/4/2011).

JK mengungkapkan, pada saat dirinya masih menjabat sebagai wakil presiden, anggaran untuk pembangunan sangat kecil karena tersedot oleh anggaran subsidi.

“Fungsi pemerintah itu kan menciptakan pembangunan. Namun anggaran pembangunan pada saat itu, mengikuti recovery pasca 1998, masihlah kecil. Kemudian dibebankan juga dengan anggaran subsidi, dimana ketika ada kenaikan ICP, maka anggaran subsidi akan terkoreksi. Kalau ini terjadi terus maka bisa kolaps kita, habis semuanya untuk bayar subsidi, utang dan sebagainya,” jelas JK. ***

Berita Terkait

Komentar

Komentar