Mesin Pengolah Garam Butuh Peremajaan

Laporan: Redaksi

Kepala Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI), Semarang, DR, Ir Sudarto MM

Kepala Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI), Semarang, DR, Ir Sudarto MM

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Untuk menjadikan garam nasional unggulan di dalam negeri, pemerintah harus segera memikirkan peremajaan (revitalisasi) mesin. Bagaimana mungkin Indonesia dapat menjadikan garam sebagai komoditi unggulan, mesin pengolahan garam saja, usianya sudah sanggat tua.

‘’Dari dulu sampai sekarang, mesin-mesin pengolah garam belum pernah diremajakan paahal komoditi lain seperti tekstil, sudah sering direjamakan,’’ kata Kepala Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI), Semarang, DR, Ir Sudarto MM kepada tubasmedia.com di kantornya, Semarang, kemarin.

Hal lain yang perlu dilakukan menjadikan garam nasional sebagai andalan adalah tindakan intesifikasi dan ekstensifikasi. ‘’Saya pikir tiga langkah tersebut harus segera ditempuh agar garam nasional dapat keluar dari permasalahan,’’ jelasnya.

Sementara itu disebut Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo pernah beruucap kepada Darto agar garam Jawa Tengah jangan sampai kalah dengan garam Madura. ‘’Ini pesan Gubernur Jawa Tengah kepada saya sesaat sebelum pelantikan,’’ kata Sudarto.

‘’Bisakah terwujud ?,’’ tanya tubasmedia.com yang dijawab ‘’Semua bisa dilakukan asal pemerintah menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan dan dibutuhkan. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar