Meski Dapat Melaju Positif, IHSG Masih Menyimpan Potensi Pelemahan

Bursa-Efek-Indonesia

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada memaparkan, laju IHSG tidak jauh berbeda dibandingkan pergerakan sehari sebelumnya dimana cenderung berfluktuatif. Meski sempat dihajar aksi jual di awal-awal sesi namun, jelang penurunan laju IHSG mampu kembali bangkit ke zona hijau.

“Harapan kami terhadap adanya peluang kenaikan terjawab oleh laju IHSG yang mampu berakhir positif,” kata Reza, Kamis (25/6/15).

Sejak awal perdagangan, laju IHSG telah memperlihatkan kegalauan antara cenderung bergerak turun seiring dengan masih berlanjutnya aksi jual maupun berusaha menghijau mengikuti laju bursa saham regional yang masih menghijau dengan sentiment ekspektasi positif akan penyelesaian utang Yunani.

Kegalauan IHSG seiring dengan munculnya sentiment negative yang juga diimbangi sentiment positif antara lain ekspektasi akan penurunan kinerja perbankan di Q2-15, maraknya pemberitaan revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) dari beberapa bank. Diperbolehkannya asing memiliki properti di Indonesia dengan nilai di atas Rp 5 miliar, hingga masalah pro dan kontra dana aspirasi DPR.

Sebelumnya disampaikan bahwa di mana penguatan IHSG masih rentan terjadinya pembalikan arah dan kali ini pun terlihat masih adanya profit taking yang membuat IHSG tidak dapat merasakan kenaikan seperti di bursa saham global. Laju IHSG masih menyimpan peluang pelemahan terkecuali pada perdagangan Rabu (24/6) pelaku pasar secara bersama-sama melakukan aksi beli berjamaah maka laju IHSG pun dapat mengalami kenaikan. Untuk itu, tetap mewaspadai masih adanya potensi pelemahan lanjutan.

Kali ini berlanjutnya penguatan Rupiah dapat direspon positif meski dibatasi transaksi asing yang melanjutkan jualannya. Transaksi asing nett sell (dari net sell 113,88 miliar menjadi net sell Rp 82,12 miliar).

Pada perdagangan Kamis (25/6/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4927-4944 dan resisten 4965-4988. Laju IHSG mampu bertahan di atas area target support 4900-4925 dan sempat berada area target resisten 4950-4985.

Laju IHSG kembali di persimpangan. Meski masih berada di bawah area MBB namun, juga menyimpan pembalikan melemah jika sentiment yang ada tidak cukup kuat mempertahankan IHSG di zona hijaunya.

“Meski kami berharap laju IHSG dapat bergerak positif namun, tetap mewaspadai masih adanya potensi pelemahan,” tutur Reza.

Pertimbangan saham-saham antara lain :

ACST 4300-4425|Tweezers bottom di atas lower Bollinger band (LBB ). William’s %R naik diikuti peningkatan RSI|Trd buy slm bertahan di atas 4350. StopLoss 4340

SILO 13575-14350|Hanging man di atas MBB. Parabollic SAR turun meski MFI naik|Trd sell jika 14200 gagal bertahan

AKRA 5500-6275|Shooting star lewati MBB. Volatility naik diikuti peningkatan RoC|Trd buy slm bertahan di atas 5850. StopLoss 5800

LTLS 760-835|Shooting star lampaui upper Bollinger band (UBB ). RSI naik namun, stochastic mulai turun|Trd sell jika 785 gagal bertahan

TBIG 9000-9275|Bullish harami di atas MBB. William’s %R naik diiringi peningkatan parabolic SAR|Trd buy slm bertahan di atas 9125. StopLoss 9100

SCMA 2810-2915|Morning star di area MBB. MACD masih mendatar diimbangi peningkatan MFI|Trd buy slm bertahan di atas 2885. StopLoss 2875. (angga)

“Harapan kami terhadap adanya peluang kenaikan terjawab oleh laju IHSG yang mampu berakhir positif,” kata Reza, Kamis (25/6/15).

Sejak awal perdagangan, laju IHSG telah memperlihatkan kegalauan antara cenderung bergerak turun seiring dengan masih berlanjutnya aksi jual maupun berusaha menghijau mengikuti laju bursa saham regional yang masih menghijau dengan sentiment ekspektasi positif akan penyelesaian utang Yunani.

Kegalauan IHSG seiring dengan munculnya sentiment negative yang juga diimbangi sentiment positif antara lain ekspektasi akan penurunan kinerja perbankan di Q2-15, maraknya pemberitaan revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) dari beberapa bank. Diperbolehkannya asing memiliki properti di Indonesia dengan nilai di atas Rp 5 miliar, hingga masalah pro dan kontra dana aspirasi DPR.

Sebelumnya disampaikan bahwa di mana penguatan IHSG masih rentan terjadinya pembalikan arah dan kali ini pun terlihat masih adanya profit taking yang membuat IHSG tidak dapat merasakan kenaikan seperti di bursa saham global. Laju IHSG masih menyimpan peluang pelemahan terkecuali pada perdagangan Rabu (24/6) pelaku pasar secara bersama-sama melakukan aksi beli berjamaah maka laju IHSG pun dapat mengalami kenaikan. Untuk itu, tetap mewaspadai masih adanya potensi pelemahan lanjutan.

Kali ini berlanjutnya penguatan Rupiah dapat direspon positif meski dibatasi transaksi asing yang melanjutkan jualannya. Transaksi asing nett sell (dari net sell 113,88 miliar menjadi net sell Rp 82,12 miliar).

Pada perdagangan Kamis (25/6/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4927-4944 dan resisten 4965-4988. Laju IHSG mampu bertahan di atas area target support 4900-4925 dan sempat berada area target resisten 4950-4985.

Laju IHSG kembali di persimpangan. Meski masih berada di bawah area MBB namun, juga menyimpan pembalikan melemah jika sentiment yang ada tidak cukup kuat mempertahankan IHSG di zona hijaunya.

“Meski kami berharap laju IHSG dapat bergerak positif namun, tetap mewaspadai masih adanya potensi pelemahan,” tutur Reza.

Pertimbangan saham-saham antara lain :

ACST 4300-4425|Tweezers bottom di atas lower Bollinger band (LBB ). William’s %R naik diikuti peningkatan RSI|Trd buy slm bertahan di atas 4350. StopLoss 4340

SILO 13575-14350|Hanging man di atas MBB. Parabollic SAR turun meski MFI naik|Trd sell jika 14200 gagal bertahan

AKRA 5500-6275|Shooting star lewati MBB. Volatility naik diikuti peningkatan RoC|Trd buy slm bertahan di atas 5850. StopLoss 5800

LTLS 760-835|Shooting star lampaui upper Bollinger band (UBB ). RSI naik namun, stochastic mulai turun|Trd sell jika 785 gagal bertahan

TBIG 9000-9275|Bullish harami di atas MBB. William’s %R naik diiringi peningkatan parabolic SAR|Trd buy slm bertahan di atas 9125. StopLoss 9100

SCMA 2810-2915|Morning star di area MBB. MACD masih mendatar diimbangi peningkatan MFI|Trd buy slm bertahan di atas 2885. StopLoss 2875. (angga)

Berita Terkait

Komentar

Komentar