Meski Menguat, Rupiah Tetap Terancam Pelemahan

rupiah

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada memaparkan, meski terdapat sejumlah sentimen negatif terutama dari masalah Yunani dimana berita dari aksi PM Yunani, Alexis Tsipras membuat laju Euro melemah.

Alexis Tsipras akan mengesampingkan program bailout dan merubah kebijakan-kebijakan reformasi yang sudah direncanakan Zona Euro. Hal ini direspon negatif sehingga membuat laju Euro melemah. “Meski demikian, laju Rupiah tidak banyak terpengaruh hal tersebut,” ucap Reza, Rabu (11/2/15).

Rilis inflasi China yang merendah dipersepsikan PBoC tidak akan melakukan kebijakan ekonomi ketat sehingga memberikan ruang untuk ekonomi China bertumbuh sehingga berimbas pada sempat menguatnya Yuan.

Laju Rupiah berada di atas target level resisten 12.6675. Pasca gagal, laju Rupiah kembali mencoba berada di zona hijau. Akan tetapi, belum sepenuhnya mengkonfirmasi penguatan lanjutan. Tetap mewaspadai potensi pembalikan arah. Rp 12.649-12.639 (kurs tengah BI). (angga)

Berita Terkait