Mobnas Harus di Bawah 1.000 CC

Laporan: Redaksi

Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kemenperin, Budi Darmadi

Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kemenperin, Budi Darmadi

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Mobil Nasional (mobnas) harus berkapasitas mesin di bawah 1.000 cc dan model serta spesifikasinya sama, kata Kementerian Perindustrian (Kemenperin) MS Hidayat.

“Pada segmen tersebut (di bawah 1.000 cc) masih banyak pasar yang bisa diserap. Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mobil nasional, seperti Mahator, Gea dan Tawon harus membuat satu produk dengan spesifikasi kapasitas mesin di bawah 1.000 cc,” kata Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kemenperin, Budi Darmadi usai pertemuan dengan sejumlah pelaku industri mobnas di Jakarta, Selasa.

Menurut Budi, dibutuhkan spesifikasi serta model yang sama untuk mobil nasional, sehingga dapat menekan total biaya produksi.

“Kalau spesifikasi dan modelnya disamakan, maka biaya produksinya juga bisa berkurang. Misalnya pada baut-baut mobil. Kalau jenis mobilnya sama berarti kita cukup memproduksi satu jenis baut saja, dan itu bisa dipakai untuk beberapa merek mobil,” kata Budi.

Budi menyarankan agar produsen mobil nasional segera membuat platform yang sama, karena pangsa pasar mobil nasional dengan spesifikasi mesin di bawah 1.000 cc mencapai 930 ribu unit pada 2011 lalu.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma) Dasep Ahmadi mengatakan produsen mobil nasional akan menyamakan platform.

“ATPM mobil nasional akan menyamakan platform dan memproduksi mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1000 cc. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan insentif berupa penghapusan Pajak Penjualan Barang Mewah,” kata Budi. (sabar)

Humbanghas
Humbanghas

Berita Terkait

Komentar

Komentar