Moratorium Sawit, Ini Komentar Mendag Tom

index

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menteri Perdagangan, Thomas Lembong menyatakan sikapnya soal moratorium sawit seperti rencana Presiden Joko Widodo.

“Yang dimaksud moratorium sawit di sini adalah kita tidak buka lahan baru. Stop ekstensifikasi,” kata Tom panggilan akrabnya di Jakarta, Kamis (26/5/2016).

Sebetulnya, lanjutnya, wacana yang dilontarkan Presiden Joko Widodo ini banyak motivasinya. Dari total lahan diinformasikan seluas 11 juta hektar. Kemungkinan, katanya sebesar 55 persennya digarap oleh intinya dan sisanya untuk plasma.

“Masukkan yang diterima, lumayan banyak lahan yang produktifitasnya masih rendah,” tuturnya.

Menurut dia, pendekatan melalui ilmu teknologi dan peningkatan kecanggihan generasi selanjutnya amat penting. “Saya khawatir sawit melalui ekstensifikasi lahan akhirnya sulit untuk disiplin lahan yang sudah kita punya. Bayangan saya stop perluasan atau ekstensifikasi,” ucapnya.

Ke depannya, lanjut Toma, pihaknya juga akan terus perjuangkan untuk pasarkan sawit beserta turunannya. “Perjuangan Presiden Jokowi itu (pasarkan sawit) sudah sampai tingkat tertinggi. Beliau ketemu dengan kepala negara lain seperti Inggris, Belanda, UE, Korea dan Rusia,” katanya. (red)

Berita Terkait