Munculnya Volume Jual Dikhawatirkan Memicu Pelemahan IHSG Lanjutan

ihsg

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memaparkan, laju IHSG yang diharapkan banyak pelaku pasar dapat melanjutkan kenaikannya tampaknya tidak terjadi.

“Kekahwatiran kami pun terbukti di mana lonjakan kenaikan yang terjadi akan diikuti dengan adanya aksi jual,” tutur Reza, Kamis (23/4/15).

Sebelumnya disampaikan, adanya aksi beli memanfaatkan pelemahan sebelumnya membuat IHSG melonjak dan bagusnya tidak tercipta celah utang gap. Diharapkan penguatan dapat berlanjut dengan asumsi turut didukung oleh berlanjutnya laju positif bursa saham global. Namun demikian, tetap cermati potensi aksi ambil untung pasca IHSG melonjak.

“Benar saja, kembali adanya aksi jual, terutama asing yang kembali nett sell yang diikuti kembali melemahnya laju Rupiah serta imbas melemahnya laju bursa saham AS membuat IHSG berbalik negatif,” imbuh Reza.

Padahal laju bursa saham Asia sedang berada di zona hijau dan diikuti dengan adanya pemaparan yang cukup positif dari para emiten dalam 7th Institutional Investor Day serta pertemuan KAA dimana sentimen-sentimen tersebut tampaknya kurang kuat mengimbangi aksi jual pelaku pasar. Investor asing kembali berbalik nett sell (dari net buy Rp 153,35 miliar menjadi net sell Rp 159,58 miliar).

Pada perdagangan Kamis (23/4/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5410-5417 dan resisten 5448-5465. Laju IHSG kembali gagal mendekati area target resisten (5468-5479) dan kembali berada di area target support (5395-5435).

Meksi tidak tercipta celah utang gap namun, dengan adanya aksi jual membuat IHSG kurang dapat melanjutkan pergerakan positifnya dan berbalik melemah.

“Munculnya volume jual dikhawatirkan akan memicu pelemahan lanjutan. Diharapkan laju bursa saham global dapat positif sehingga dapat mengurangi potensi pelemahan lanjutan,” tutur Reza.

Pertimbangan saham-saham antara lain :

WSKT 1765-1815|Black marubozu jauhi upper bollinger band (UBB ). Stochastic berbalik turun diiringi penurunan volume beli|Trd sell jika 1775 gagal bertahan

BSDE 2090-2195|Hammer dekati MBB. William’s %R bergerak naik diikuti peningkatan mass index|Trd buy slm bertahan di atas 2130

UNVR 39150-41100|Spinning top sempat lewati UBB. Kenaikan RoC tertahan penurunan RSI dan berkurangnya volume beli|Trd sell jika 40300 gagal bertahan

PTBA 10350-10775|Piercing lines di bawah MBB. William’s %R berbalik naik diikuti peningkatan volatility|Trd buy slm bertahan di atas 10700

BJBR 900-985|Bearish harami cross tertahan di atas MBB. Target 985 gagal tercapai. Volume jual mulai naik diiringi peningkatan RoC|Trd sell jika 950 gagal bertahan

MDLN 530-585|Inverted hammer bertahan di atas MBB. William’s %R berbalik naik diikuti peningkatan volume beli|Trd buy slm bertahan di atas 540. (angga)

Berita Terkait