Naik Sepeda Ontel Malang – Jakarta Mencari Keadilan

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, (Tubas) – Ada pemandangan aneh di area parkir gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Senayan. Terparkir sebuah sepeda tua yang sudah utut yang dilengkapi aneka bentuk bendera Merah Putih. Sepeda itu milik Winoto, 54 tahun, mantan pimpinan rayon Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912.

Winoto memang sengaja datang ke gedung DPR untuk menemui wakilnya. Dia merasa telah telah dizalimi perusahaan asuransi tempatnya bekerja selama 13 tahun. Pria yang mulai memasuki usia senja itu mengayuh sepeda “ontelnya” dari Malang ke Jakarta untuk mencari keadilan.

“Saya diskorsing 22 Juli 1998. Hingga kini nasibnya sebagai karyawan tidak jelas. Surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan belum saya terima,” ungkap Winoto saat ditemui tubasmedia.com di ruang rapat Komisi IX DPR. “Saya datang ke sini mencari keadilan atas PHK sepihak” katanya.

Menurut Winoto, kasus yang menimpa dirinya berawal Januari 1998, berkaitan dengan nilai tebus polis yang selisihnya mencapai Rp 45 Juta. “Saya dianggap melakukan penggelapan dana yang tidak pernah saya lakukan dan tuduhan itu tidak terbukti,” tegasnya.

Saat itu AJB Bumiputera 1912 meminta ijin PHK sepihak ke Panitia Penyelesaian Permasalahan Perburuhan Daerah (P4D) Provinsi Jawa Timur di Surabaya melalui Depnaker dengan alasan melakukan kesalahan berat mengacu Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) 1996-1997. Langkah itu dilakukan Pemimpin Cabang Hasbullah dan PHK dikabulkan Depnaker dengan embel-embel ada uang pesangon sebesar dua kali gajih.

Winoto mengaku sudah bekerja di AJB Bumiputera sejak 1979 dan diangkat sebagai karyawan tetap 1 April 1985 dan di PHK 1998. Masa kerjanya sudah 13 tahun. Putusan P4D tahun 1999 itu dikuatkan oleh P4P tahun 2000 dengan mengabulkan PHK tanpa uang pesangon “Saya gugat ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) dan kalah. Akhirnya saya ajukan kasasi juga kalah” ungkapnya.

Winoto membutuhkan keadilan. Dia mencari keadilan dengan naik sepeda “ontel” dari Malang ke Pasuruan terus ke Jakarta. Di Jakarta dia mendatangi kantor International Labour Organization (ILO), Komnas HAM dan DPR “Harapan saya kembalikan hak-hak saya sebagai karyawan AJB Bumiputera 1912” pintanya. (rudi kosasih)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.